Raka cuma tersenyum aja melihat nya .
Raka menghentikan laju mobilnya tepat di depan rumah nenek tiyara yang lumayan klo hanya buat berteduh .
Tiyara pun langsung turun dan berlalu pergi begitu saja
" heh tunggu, tiyara !
" apa lagi ! katanya besok kelilingnya,
" memang besok !
" terus kenapa manggil manggil lagi
" ini bawaan kamu ,kenapa di tinggal ?
Raka yang masih berada di dalam mobil malah menenteng sebuah kantong plastik berwarna putih
Menyodorkan pada tiyara
" ini bawa sekalian kenapa malah kamu tinggal,
" itu kan punya mas bro !
" tapi ini untuk kamu tiyara !
Tiyara tampak bengong dan malah garuk garuk kepala masih tak mengerti maksud Raka
" tiyara ini untuk kamu, yang sengaja aku pesan tadi ,biar kamu bisa makan bersama nenek kamu di rumah
" beneran ! tapi banyak sekali mas bro ,bisa bisa sampai besok nenek Ndak masak
" lumayan kan, nenek kamu bisa santai , dan bisa istirahat juga.
" iya ya , Makasih mas bro ,kalo gitu nenek akan senang nanti udah ndak masak lagi
" ya udah ambil
" iya, bentar
Tiyara melangkah kembali menuju mobil Raka yang masih menunggu nya,
Diapun menerima bungkusan yang di sodorkan oleh Raka
Wajah tiyara terlihat begitu senang sekali
Raka yang melihatnya pun juga ikutan senang
Melihat tiyara seperti itu ada perasaan begitu bahagia terbersit di dalam dadanya
" ya sudah aku pulang dulu ya ! besok aku kesini lagi dan jangan lupa janji kamu
" iya ! tapi besok aku sekolah dulu, sebelum antar mas bro keliling lahan, ya !
" beres nona, pokok nya kamu jangan lari saja
" emang lari kemana? udah sana pergi ! dan terima kasih ini nya,
Tiyara malah mengusir Raka dan mengucapkan terima kasih atas pemberian Raka
Raka pun melajukan mobilnya meninggalkan rumah nenek tiyara.
Dan beberapa menit kemudian sebuah mobil bak terbuka pun berhenti didepan rumah nenek tiyara
Seorang perempuan paru baya turun dan mobil melaju lagi
Dari dalam rumah tiyara
" nenek !
Tiyara begitu senang melihat Neneknya udah pulang dari tempat dia bekerja
" tiyara kamu udah mandi ?
" belum !
" terus ! ngapain kamu di rumah ? jam segini belum mandi , anak cewek kok males banget !
" aah nenek ! aku kan pagi tadi udah mandi ! lagian masih bersih juga !
" tapi tiyara bau sayang, kamu udah gede ,jangan jorok jorok kenapa?
" enggak lah kalo bau
Tiyara mencium ketiaknya sendiri
" kamu ya kalo nenek bilang mandi ya mandi, ayo cepat sana keburu malam, nenek juga mau mandi !
" iya iya nenek, tiyara mandi dulu kalo gitu
Tiyara Akirnya pergi mandi setelah banyak drama
" ya gitu ! mandi aja susah banget ,jadi cewek kok minta ampun malasnya.
Nenek yang selalu tidak suka kalo tiyara malas mandi
Nenek yang udah berada di dalam dapur melihat ada bungkusan dalam kantong plastik
Nenek pun membukanya
" apa ini tiyara ?
Nenek berteriak dari dapur
Tiyara yang mendengar teriakan neneknya dari dapur
Dia langsung berlari menuju dapur yang jaraknya cuma beberapa meter dari kamar mandi
" apa sih nek ? membuat tiyara kaget aja
" ha..ha..ha !
Neneknya malah ketawa ngakak saat melihat tiyara datang .
" ngapain sih nek,? kenapa nenek malah ketawa ?
Dihadapan neneknya tiyara lupa kalau dia tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya,
" udah sana mandi dulu?
" tadi teriak manggil sekarang nyuruh pergi ! ndak jelas amat nenek nih !
" kenapa protes, kamu yang ndak jelas,
"kok aku lagi di yang salahin ?
Nenek mendekati tiyara dan memakaikan handuk di tubuh tiyara yang telanjang
" apaan sih nek?
Tiyara yang masih belum sadar dengan dirinya yang telanjang
" lihat tubuhmu ngak pakei baju lagi,untung cuma nenek yang melihat
Tiyara baru tersadar kalau dirinya tak pakei baju
Tiyara pun memandangi tubuh bugilnya .
" a..........................h!!!!!
Tiyara menjerit keras dan sekenceng kencang nya
" nenek.... !!!!!!!
Tiyara langsung menyambar handuk di tangan neneknya
Dia berlari kembali ke kamar mandi
Nenek yang melihat itu cuma ketawa geli ngelihat sang cucu
" dari mana makanan sebanyak ini
Nenek yang bermonolog dan membuka satu persatu bungkusan yang ada di dalam kantong plastik yang ada di meja dapur
Tiyara yang udah selesai mandi pun bergegas keluar setelah selesai memakei baju gantinya
Tiyara menghampiri nenek yang masih berada di dapur
" sedang apa sih nek?
" ayo udah pakei baju apa belum?
" udah nenek lihat nih udah kan !
Tiyara memperlihatkan tubuhnya yang udah pakei baju lagi
" tiyara dari mana semua ini tadi ?
" di kasih Ama teman
" kok banyak sekali ,emang ada acara teman kamu, ulang tahun ya ?
" enggak, ya tadi dia ngajak aku makan di rumah makan di kota terus dia minta di bungkus, tiyara pikir Buat dia makan di rumah, eh malah dia kasih kan tiyara, ya udah tiyara terima, dan dia ngasih nya ikhlas kok
" ya udah kalau gitu nenek mandi dulu ,terus kita panasi, habis itu kita makan
Nenek pun pergi ke kamar mandi
Tiyara membereskan semua dan menutup nya kembali sebelum di panasi sang nenek setelah mandi
Tiyara menuju teras dan seperti biasa dia tiduran di ranjang besar di teras rumah nenek nya
Yang tak pernah berpindah dari tempat nya berada dari dia kecil sampei dia sebesar itu
Sambil menunggu sang nenek
Tiyara yang lagi ngemil jajanan yang di belikan neneknya kemarin
Sementara Raka yang sudah sampai di apartemen nya yang ada di kota
Raka memarkirkan mobilnya di basemen di tempat biasa Raka memarkirkan mobilnya
Dengan menaiki lift Raka udah berada di depan pintu apartemen nya di lantai 4
Setelah berada di dalam Raka membaringkan tubuhnya di sofa
Raka menyalakan DVD mencoba untuk mendengarkan musik kesukaannya
" dreet.... dreet... dreet !, notifikasi ponsel nya menyala
" buset siapa ? menggangu aja
Raka pun melihat nya
"> raka besok aku ke tempat kamu
Setelah melihat notifikasi,
Raka memejamkan kan mata dan bayangan tiyara malah asik menari nari di benaknya
" tiyara kenapa aku jadi ngak bisa ngelupain kamu, siapa sebenarnya kamu tiyara, wajah dan tingkahmu membuat ku gila tiyara
Raka terus bermonolog dalam hati, tatkala matanya terpejam,
Wajah tiyara yang memang begitu cantik
Bukan Raka saja tapi semua cowok yang
melihat tiyara bakal jatuh cinta padanya
Asalkan mereka belum tahu sifat asli tiyara
Regatta xtiyara Maharani nama panjang tiyara, cewek ABG umur 16 tahun sekolah di SMA kelas 2 di desa terpencil disalah satu kota tambang ibukota Indonesia
Tiyara anak piyatu Karen ayahnya masih hidup
Meski tak tahu keberadaannya sekarang
Ibunya tiada saat melahirkan tiyara dan dia hanya di asuh sama sang nenek,
Hidup tiyara memang serba kekurangan
Tapi sang nenek tetap bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan tiyara
Meski neneknya selalu jadi buruh di salah satu kebon milik orang terkaya di desa itu
Tapi semangat neneknya begitu kuat untuk menyekolahkan tiyara
Hingga tiyara menjadi orang sukses di suatu hari nanti
Meski tiyara anaknya benar benar ceroboh dan susah di atur
Bahkan tiyara anaknya tomboy dan tak kenal kata jangan
Tiyara selalu melakukan sesuatu yang dia anggap benar meski kadang salah dan sembrono
Dari kecil tiyara tak di kenal kan Ama yang namanya ponsel, bahkan tv sekalipun tiyara jarang melihat
Tiyara hanya belajar di sekolah dan pengetahuan yang dia dapat sebatas omongan neneknya dan Tetangga nya saja
Tiyara memang selalu berpenampilan menarik karena memang dia pada dasarnya udah cantik dari lahir
Tapi kalau soal pergaulan modern dia tak pernah paham
Tiyara kadang kadang malah jadi anak sok gaul jadinya
Tiyara anaknya pemberani dan tak pernah takut pada siapapun
Apalagi kalau dia ingin sesuatu pasti dia akan berusaha untuk mendapatkan nya.
Raka yang sejak tadi ingin tidur pun susah sekali rasanya meski matanya terpejam tapi otaknya menjelajah ke mana mana.
Di tempat tiyara yang udah mulai gelap karena waktu udah menunjukan jam 7,30
" tiyara cepat masuk ,udah malam ! ayo makan nenek udah panasi semua lauknya
" iya nek bentar !
Tiyara pun masuk rumah dan duduk di sebuah bangku panjang menghadap meja
Yang banyak terdapat makanan restoran pemberian Raka tadi siang
judul : //Bunga desa idaman//
by Reni istiyar