Erina berteriak teriak dari dalam rumahnya untuk ikut bersama mereka,dan membonceng Dari salah satu ke 5 temanya
Dan mereka saling bercanda di perjalan itu, beberapa menit akirnya sampe juga mereka di pintu gerbang sekolah itu
Mereka langsung menuju parkiran
Tapi belum sempat masuk parkiran tiyara udah melompat turun dari motor temanya dan berlari begitu saja
" tiyara ...bener bener ya tu anak, awas ya kau, kalau bukan bidadari udah ku bejet bejet tu anak !
Semua teman teman tiyara cuma ketawa mendengar salah satu temanya mengumpati tiyara yang udah berlari menjauh
" alah paling paling kau juga tak berani
Erina menimpali omongan temanya yang sok berani Ama tiyara
" iya lagian siapa yang berani sama tu
anak
" bukanya tak berani cuma aku sayang Ama dia, siapa yang akan menyayangi dia kalo bukan kita teman temanya
" prett ...! kan dia Masih punya nenek yang menyayangi lebih dari sayang mu
Mereka terus mengobrol sampei di tempat parkiran
Tiyara yang udah sampai di dalam kelas meletakkan tasnya diatas meja belajar dan berlari keluar lagi
belum sempat keluar bel masuk udah berbunyi
Semua murid pun keluar untuk upacara Setelah semua berkumpul di halaman pak guru mengumumkan kalau hari ini
" karena hari ini ada ujian upacara di tiadakan dan kalian semua boleh masuk kelas masing-masing untuk memulai ujiannya
Mendengar pengumuman itupun semua murid langsung berhamburan menuju kelas masing masing
Bahkan tiyara yang masih duduk dalam kelas pun santai aja
" tiyara kamu sejak tadi masih disini ?
" iya kenapa ? lagian ndk jadi upacara kan ?
Bu guru pun datang membawa kertas ujian dan membagi nya pada semua murid
" selamat pagi anak anak ? udah pada siap kan ! hari ini pelajaran matematika selamat mengerjakan, kalau udah selesai Lang sung di kumpulkan dan kalian bisa pulang
"baik Bu !
Dan semua murid pun langsung mengerjakan soal soal itu
Beberapa menit berlalu semua murid terlihat begitu puyeng tapi tidak dengan tiyara yang begituan santai mengerjakan
Tiyara berdiri dan beranjak ke depan untuk mengumpul di maja guru
" tiyara benar kamu mau mengumpulkan hasil ujianmu tapi masih banyak waktu
" Bu aku udah selesai mengerjakan
" apa kamu yakin ?
" iya
" baik kumpulkan disini
Semua murid pada melihat tiyara yang udah selesai
Tiyara pun berlari keluar dan membawa semua perlengkapan sekolah nya
Sepeninggal tiyara Bu guru mencoba melihat hasil ujian tiyara
Lagi lagi dibuat melotot dengan hasilnya ,karena 100% betul
Bu guru cuma tersenyum bahagia melihat nya ternyata murid didiknya benar benar pintar
Sementara tiyara yang udah berada di depan gerbang, lagi duduk dipinggiran tembok sambil makan camilan
Dan sebuah mobil berhenti tepat didepannya
Dari dalam pintu pun di buka dan seorang cowok begitu ganteng terlihat
" ngapain kamu di luar? apa udah jam pulang
Tiyara mengawasi pengemudi, matanya melihat dan mengenal itu cowok yang menyapanya begitu lembut
" mas bro ngapain disini ?
" ya nunggu kamu, ayo kalau udah selesai kita pulang
" beneran ?
" iya, ayo
Tiyara pun mendekati dan menaiki mobil milik raka
Setelah tiyara masuk Raka langsung tancap gas
" kamu kok udah keluar duluan, pelajaran apa hari ini ?
" matik ! mas bro kebetulan kamu lewat sini
" aku sengaja biar bisa ketemu kamu
" aku bilang apa, lebih dekat lewat sini kan
" iya, kamu udah makan ?
" belum, tadi aku ngak sempat ,udah siang nenek mbangun kan aku
" lagian kamu Ndak bangun sendiri
" iya mas bro soal nya semalam aku makan itu banyak banget ya lauk yang mas bro kasih itu, enak banget, bahkan masih sisa banyak tadi yang di panasi nenek dan yang sebagian dibawa nenek juga buat bekal
" apa ? masih kamu makan ,itu sisa tiyara nanti kalau perut kamu sakit gimana udah buang saja nanti aku belikan lagi
" kata nenek Ndak boleh buang buang makanan lagian sama nenek udah panasi dan tidak basi
Raka pun tak bisa berkata kata lagi dia cuma bisa mengambil nafas dalam dalam
Berdebat sama tiyara membuat kepala jadi pusing, karena pemikiran tiyara begitu polos nya
perjalan pulang pun sampei dirumah nenek tiyara
Tepat di depan rumah nenek tiyara Raka menghentikan mobilnya
" mas bro tiyara ganti baju dulu ya !
" ndk pakei lama pokok nya
" iya iya
5 menitan tiyara udah kembali memakei baju kaos oblong dan celana jins pendek selutut dengan rambut tergerai begitu saja
Semua itu malah membuat tiyara semakin cantik luar biasa
Rambut panjang ikal ,kulit eksotis tanpa polesan apapun begitu cantik apalagi kalo dia di dandani
Semua mata Pasti pada rabun melihat' kecantikan tiyara
" tiyara ayo kita cari makan dulu
" tapi mas bro
" kamu janji ikut kemanapun aku mau pergi kan
" iya deh,
Tiyara pun tak bisa ngomong lagi kalau udah itu yang namanya janji dia pasti menepatinya
Setelah menutup pintu tiyara menaiki mobil karena Raka udah naik duluan
Raka pun langsung tancap gas membelokkan arah mobilnya ke arah tadi
Mobil melaju dengan kecepatan sedang di depan sekolah tiyara melihat teman temanya baru berhamburan keluar gerbang
Karena kaca mobil tertutup keberadaan tiyara sama sekali tak di hiraukan teman temanya
Malah Raka melajukan mobilnya agak cepat dan udah menjauh dari kerumunan teman teman tiyara yang pada mau pulang
" tiyara tadi kamu bener bener ngejakan soalnya
" ya iya lah ,tiyara kalau soal matematika atau kimia jago mas bro
" begitu?
Raka yang tak seratus persen percaya
" gimana dengan pelajaran lain misal biologi bahasa inggris gitu
" ha..ha..ha
Tiyara malah ketawa selengehan ,membuat Raka memandang wajah cantik nya
" kenapa ketawa ? ada yang lucu !
" mas bro kalau itu tiyara tak jamin soal ujian akan terisi semua,soalnya pelajaran itu membuat aku bosan dan mengantuk, jadi jangan kau tanya ,aku jadi malu jawabnya
" kamu
Perjalanan menuju rumah makan pun malah terlewat jauh sampei hampir tempat apartemen raka
" mas bro di mana ini jauh banget
" kamu sih mengoceh terus jadi lupa aku tempatnya
" lha terus kemana kita cari makanya ?
" apa kamu mau bakso atau mi ayam gitu
" iya iya aku mau mi ayam
" baik kita makan di kedai di dekat apartemen aku aja
" apa itu apartemen?
" apartemen itu rumah sewa untuk waktu lama
" kontrakan gitu maksudnya
" ya seperti itu kali
" oh..gitu
Dan sampei juga tempat yang mereka tuju
Tiyara dan Raka pun turun dan duduk di bangku paling pojok
Tiyara melihat suasana tempat itu begitu heran
" mas bro rame banget ya ?
" iya ,dah kamu pesan apa?
" katanya me ayam
Seorang pelayan datang
" pesan apa mas ?
" mi ayam dan bakso yang spesial semua
" minumnya ?
" es lemon tea ,kamu tiyara apa minumnya
" apa ?aku ingin jus alpukat ada ya
" iya ada mbak, itu aja ada yang lain?
" udah itu aja
Pelayan itu melihat tiyara begitu kagum dengan kecantikan alami tiyara
Dan semua terbaca oleh Raka yang sedang melihat nya kontak rakapun memegang tangan tiyara dengan lembut
" sayang udah kan pesanannya
" iya udah
Pelayan itu melihatnya pun langsung pergi seolah tidak senang dengan semua itu
Rakapun melepas genggaman tangannya
" mas bro kenapa meremas tangan tiyara
" tu pelayan kelihatan suka sama kamu
Tiyara malah ketawa dan banyak mata melihat ya
" ha..ha .ha.mas bro ada aja siapa yang mau sama cewek kayak aku
Tiyara tak pernah sadar kalau wajah nya sangat menarik dan begitu cantik
" kamu tau siapa saja bisa jatuh cinta sama kamu
" ha..ha..ha mas bro yang bisa tu jatuh dari pohon mangga kayak kemarin, eh jatuh cinta ,apa tu cinta? tiyara ngak kenal
" kamu ya?
Pesanan pun datang, tiyara pun langsung menyantap nya tanpa di suruh
" enak mas bro nih coba
Tiyara menyuapi Raka dan Raka pun tak menolaknya dia membuka mulutnya Mereka terlihat seperti pasangan kekasih yang begitu serasi
Semua orang melihat mereka begitu iri
Bahkan Raka begitu senang, sampei sampei tangan tiyara di pegang nya untuk terus menyuapinya
judul : // Bunga desa idaman//
by Reni istiyar