hayyyy ... Happy reading yaa!!! Jangan lupa Krisan nya dan vote nya!
Alesha dengan balutan gaunnya dan Alex dengan jas yang warna nya senada dengan gaun Alesha membuat aura mereka berdua menjadi lebih serasi. Saat berada di pelaminan pun banyak tamu yang mengatakan bahwa mereka adalah pasangan yang serasi dan romantis.
"Waahh ... Yang cewek cantik yang cowok ganteng, cocok banget ya." Ucap salah satu tamu undangan yang naik ke pelaminan untuk bersalaman dengan mereka.
"Terimakasih." Balas Alesha dan Alex berganti.
Malam pun semakin larut, Alesha merasa bahwa dirinya sangat lelah, namun demi menghargai para tamu undangan akhirnya Alesha mengurungkan niatnya untuk istirahat.
"Apa kamu lelah?" Tanya Alex yang melihat wajah Alesha pucat. Alesha membalas dengan anggukan kecil.
"Mau istirahat di kamar?" Tanya Alex lagi.
"Tamunya gimana? Masih banyak liat." Ucap Alesha memandangi para tamu yang semakin banyak yang berdatangan.
"Itukan tamu Papa. Kamu tunggu sini, aku ngomong dulu sama Papa." Ucap Alex dan turun dari pelaminan menuju Papa dan Mama nya yang sedang berbincang dengan para tamu.
Setelah berbicara pada Kelvin dan Mayang, Alex kembali menaiki pelaminan.
"Yuk, aku bantu." Ucap Alex dan membantu Alesha berdiri.
Alex memegangi gaun Alesha yang menjuntai panjang agar tak terinjak oleh Alesha.
"Mau kemana, Kak?" Tanya Shella dengan embel-embel Kakak saat menyebut nama Alesha. Alesha tak menghiraukan ucapan Shella dan memilih untuk berjalan.
Alex yang sudah mengerti bagaimana perangai Shella dan Mama nya, akhirnya mengikuti langkah Alesha menaiki anak tangga yang menuju kamarnya.
"Bisa keluar dulu gak? Aku mau ganti." Ucap Alesha saat sudah berada dikamar.
"Yaudah ganti aja, aku tunggu disini." Ucap Alex santai yang sudah duduk di pinggir ranjang milik Alesha sambil memainkan ponselnya.
Sedangkan diluar sana, ada Shella yang sedang berbicara pada Mama nya, Della.
"Mama, kalau tahu laki-laki nya seperti Alex, aku yang akan menikah nya." Rengek Shella pada Della.
"Hah. Apa yang ada kau pikir kan, Shell? Kemarin kau mengejek anak itu menikah dengan lelaki tua. Apa kamu m******t ludah mu sendiri?" Ucap Della yang bingung. Tak mengerti dengan pemikiran anak kesayangan nya itu.
"Aku kira dia gak tampan. Ternyata dia sungguh tampan. Mama apa aku boleh merebut nya untuk menjadi milikku?" Tanya Shella meminta hal yang tak sebaiknya ia ucapkan.
"Apa kamu yakin Shella?" Ucap Della menyakinkan ucapan anak nya itu.
"Iya, Ma. Tujuan awal Alesha menikah itu aku ingin melihat dia menderita, tapi setelah tahu Alex itu keluarga Kaya, aku tak yakin bahwa Alesha akan menderita. Pokonya aku gak mau dia bahagia dengan Alex, pokoknya aku harus merebut Alex dari Alesha." Ujar Shella dengan semangat yang tinggi.
"Lakukan apa yang kamu ingin kan sayang, Mama akan selalu mendukung dan membantu mu." Ucap Della dan pergi meninggalkan Shella dikamar nya.
"Berbahagialah Alesha, karna sebentar lagi aku akan membuat mu menderita dan hilang dari bumi ini!!" Ucap Shella seperti kesetanan dan tertawa keras.
"Dasar gila." Gumam seseorang yang mendengar ucapan Shella dari balik pintu kamarnya.
____
"Apa badanmu masih capek?" Tanya Alex yang sedang terduduk di ranjang.
"Iya, semua badanku seperti remuk." Ucap Alesha yang berjalan menggantung handuk nya yang ia pakai setelah mandi tadi.
"Makan lah dulu. Setelah itu kamu bisa tidur." Ucap Alex yang menunjukkan nampan berisi nasi dan lauk.
"Siapa yang mengantarkan ini?" Tanya Alesha yang masih berdiri di dekat nakas.
" Aku tadi kebawah untuk minum. Mama memberikan ini untuk mu." Ucap Alex.
"Terimakasih." Ucap Alesha kemudian mengambil nampan itu dan memakannya.
"Apa kamu tak ingin menyuapi ku?" Tanya Alex menggoda.
Uhuk ... Uhuk ... Spontan membuat Alesha tersedak. Dengan cepat Alex turun dari ranjang dan memberikan minum pada Alesha.
"Minum lah, makannya pelan-pelan saja." Ucap Alex dan menepuk pelan punggung Alesha.
"Hah ... Terimakasih." Ucap Alesha.
"Sudah lah aku mau mandi, jika sudah selesai letakkan saja di nakas kembali. Aku akan mengembalikan nya ke dapur." Ucap Alex dan berjalan menuju kamar mandi.
"Baiklah." Ucap Alesha lirih dan memandangi kepergiannya Alex.
Setelah selesai, Alesha meletakkan nampan berisi piring kotor nya itu di atas nakas seperti yang Alex perintahkan.
"Alesha .." panggil Alex dari kamar mandi. "Bisa bantu aku?" Ucap Alex lagi.
"Ada apa?" Tanya Alesha yang tadinya bersandar di headboard atau Sandaran kasur, langsung bangkit dan mendekat ke kamar mandi.
"Tolong ambilkan handuk, aku lupa membawa nya." Ucap Alex.
"Di dalam adakan ada handuk, Lex" Jawab Alesha.
"Tidak ada Alesha. Jika ada aku tak akan memanggil mu." Ucap Alex dengan menekan nama Alesha.
Akhirnya Alesha mengambil kan handuk baru dan memberikan pada Alex.
"Nih, aku Tarok di pintu ya." Ucap Alesha dan mencantel kan handuk nya di pintu.
"Mana?" Ucap Alex yang tangan nya sudah terulur keluar untuk mengambil handuknya.
Saat Alesha memberikan handuknya pada Alex, dengan sengaja Alex menarik tangan Alesha agar Alesha masuk kedalam kamar mandi.
"Alexxx." Teriak Alesha sambil menutup matanya.
"Ada apa? Kenapa kamu menutup mata mu?" Tanya Alex sambil tersenyum-senyum.
"Cepat pakai handuk mu!" Ucap Alesha dan memberikan handuknya pada Alex.
"Sudah, buka matamu." Perlahan-lahan Alesha mulai membuka matanya. Dan terlihat Alex dengan bagian atasnya yang terbuka membuat air yang menetes di d**a bidang Alex.
"Kenapa kau meminta handuk lagi jika ini sudah ada, Alex!" Geram Alesha.
"Ya, maaf. Aku hanya ingin mengerjai mu." Ucap Alex sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Sudah lah awas! Aku mau tidur." Ucap Alesha dan keluar dari kamar mandi.
"Baju dimana Alesha?" Tanya Alex yang mencari baju miliknya di lemari Milik Alesha.
"Alex .. tutup lemari itu." Ucap Alesha dan berlari menuju Alex yang mengobrak-abrik lemari pakaian Alesha.
"Baju mu tidak disini! Tapi disana." Ucap Alesha yang menghalanginya Alex untuk mengobrak-abrik lemari nya lagi. Mendengar itu Alex berjalan mendekati Lemari yang ditunjukkan Alesha dan mencari pakaian tidur miliknya.
"Eh, mau ngapain?" Tanya Alesha yang melihat Alex hendak membuka handuknya yang sedari tadi menutupi bagian bawahnya.
"Berenang! Ya pakai baju lah, dasar aneh!" Ucap Alex dingin.
"Pakai didalam, jangan disini. Dasar tak tahu malu!" Ucap Alesha sambil menunjuk kamar mandi.
___
Setelah tadi ia berdebat dengan Alex, akhirnya Alesha bisa tidur di ranjang nya dengan nyenyak. Jangan tanya dimana Alex, pria itu sedang di luar mengembalikan piring kotor bekas makan Alesha tadi, yang hingga saat ini ia belum kembali juga.
____
"Dimana Alesha, Lex?" Tanya Kenzo yang keluar dari kamar nya dan melihat Alex sedang di dapur.
"Dikamar, Yah." Jawab Alex. "Oh ya, Yah. Kemungkinan besok Alex akan membawa Alesha pergi dan tinggal di apartemen, supaya Alex dekat dengan lokasi kerja." Ucap Alex lagi.
"No problem. Jaga Alesha baik-baik ya." Ucap Kenzo. Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang sedari tadi mendengar percakapan mereka secara diam-diam.
"Aku tak akan membiarkan Alesha hidup bahagia dengan nya. Aku akan menghancurkan mereka!" Gumam Shella.
Sekian terimakasih!!