Cahaya matahari yang terlihat menembus dari kaca jendela menunjukkan jika matahari sudah muncul membuat cuaca di luar nampak cerah, namun tidak dengan suasana hati seorang gadis berambut pendek yang sekarang berada di depan cermin yang menampakkan pantulan tubuhnya.
Penampilan Nana sudah cukup mendingan sekarang, walaupun tubuhnya masih lumayan lemah, wajahnya terlihat pucat dengan kantung mata hitam yang kentara dan kelopak matanya yang menebal, padahal ia sudah menggunakan air dingin, sampai memakai irisan timun untuk menghilangkannya namun tidak hilang, bahkan ia memberikan sedikit banyak bedak di sana, namun malah terlihat aneh, yang membuatnya kembali menghapus riasannya, dan berdandan ala kadarnya saja.
Nana menguncir rambutnya yang sudah mulai memanjang menjadi satu, lalu menjepit