"tapi lain halnya sama mama, mama benar benar setengah memaksa untuk mas mendekati najwa sebelum pernikahan. tapi mas tetap tidak mau karna mas punya alasannya sendiri" terang mas indra kembali
kenapa mama ngotot sekali untuk menjodohkan mas indra dengan najwa ya, tadi juha hanya mama sendiri yang menyukai kedatangan meraka.
"emang apa alasannya mas?" tanyaku pada mas indra
"di bilangin jangan di potong kalau mas cerita, ngeyelll ya " ucap mas indra sambil memencet hidung, dihhh salah sendiri jedanya lama kan jadi gatel mulutku buat bertanya haha
"hahaha iya iya maaf mas habis lama sih" terangku
"kamu tau gak sama temen mas yang di luar kota? yang namanya radit dia dulu mantannya si najwa ya dari si raditlah mas tau gimana liarnya najwa bahkan saat mas gak percaya sama ceritanya radit memberikan mas bukti video yang bener bener buat mas gak nyangka banget sama kelakuan si najwa" terang mas indra kembali,
"emang video apa yang buat mas indra gak mau di jodohin sama najwa ?" tanyaku dalam hati karna gak mau di pencet lagi hidungu udah pesek nanti makin peseknya aku di pencet pencet haha
"kamu tau dek videonya itu dia lagi ngelayanin beberapa laki laki di kamar hotel hanya untuk mendapatkan beberapa rupiah yang menurut mas lebih baik dia kerja jadi pembantu agar mendapatkan uang itu daripada harus menjual diri, yang membuat mas gak nyangka lagi banyak sekali video dia di beberapa situs dewasa dan radit bahkan hampir saja menjadi korban najwa karna waktu mereka bertemu di salah satu cafe najwa memberikan obat perangsang di minuman radit." terang mas indra
"tapi untungnya radit tidak sampai termakan jebakan najwa karna sebelumnya radit melihat sendiri najwa memasukan sejumlah obat di minumannya" terang mas indra kembali
"orang tua mas tau gak kalau mba najwa seperti itu ?" tanyaku penasaran kepada mas indra
"kalau mama gak tau. tapi sepertinya papa tau karna papa sendiri pernah memergoki najwa masuk hotel dengan seorang pria dewasa dan kamu tau dek pria dewasa yang di maksud papa itu rekan kerja papa dan papa sendiri yang cerita sama mas, kemaren juga sempat datang kok di resepsi pernikahan kita namanya pak handoyo" lanjut mas indra
"sebentar.. sebentar mas pak handoyo sama ibu fitri yang kemaren sempat ngobrol sama kita itu ?" tanyaku lagi
"iya pak handoyo yang itu, kenapa kamu gak percaya kan ? awalnya mas juga gak percaya tapi mas juga pernah melihat pak handoyo dan najwa masuk ke dalam kamar salah satu kamar hotel tempat mas mengadakan pertemuan dengan beberapa klien" terang mas indra lagi yang benar benar membuatku sedikit syok gimana nanti kalau mama sampai tau ya
"tapi apa pak handoyo gak tau mas kalau mba najwa sepupu jauh mas ? atau istrinya deh apa gak tau kelakuan pak handoyo diluar sana seperti apa?" tanyaku penasaran
"kayaknya gak tau dek kalau masih ada hubungan keluarga sama keluarga kita, kalau masalah istrinya itu mas gak tau kan bukan ranah kita dek. jadi kamu gak usah kepo ya yang penting mas gak kayak gitu mas akan memegang janji mas di hadapan Allah dan kedua keluarga kita" terang mas indra ya awas aja sih kalau dia ketahuan seperti itu bisa habis kupotong tuhh, tapi jangan sampai ya Allah amit amit.
"iya untuk saat ini adek percaya tapi awas aja kalau sampai berani berani kayak gitu adek gak segan segan ninggalin mas" ancamku pada mas indra
"haha ya jangan nanti mas gak ada temen hidup lagi dong, udah sekarang jadi turun gak kayaknya penasaran banget sama najwa sampai sampai tadi mau tanya sama bibi juga" goda mas indra ya jelas lah kepo gimana gak kepi liat ekpresi dia yang langsyng berubah dingin gitu.
"ya udah ayo mas tapi jangan jauh jauh ya dudukan sama adek awas aja kalau sampai genit atau nanggepin mba najwa"ancamku
"hahaha ya gak bakalan lah orang udah ada bidadari cantik di sebelah mas ngapain harus nanggepin batu krikil"terang mas indra
"jangan terlalu benci mas karna cinta dan benci cuman di pisahkan sama kulit ari yang super tipis itu" jawabku sama mas indra tapi jangan sampai ya Allah.
"tolong jaga dan berkahi pernikahan kami ya Allah jangan sampai ada yang mau merusaknya, aamiin" ucapku dalam hati.
setelah mendengarkan penjelasan dari mas indra tadi akhirnya kami turun dan menuju ke ruang tamu untuk menemui mereka selain itu aku juga penasaran seperti apa najwa itu.
belum sempat sampai di ruang tau aku benar benar di kejutkan dengan perkataan najwa itu.
kira-kira apa ya yang di bicarakan mereka sampai sampai aisyah terkejut.
.
.
.
doakan ya pembaca novel, semoga novel saya lulus kontrak. Aamiin