Calista terkejut bukan main. Bahkan, saat ini dirinya tidak dapat berpikir sama sekali. Waktu di dunia ini bagaikan berhenti begitu saja.
"Apa maksudmu?" tanya Calista. Dia sangat terkejut hingga tak sanggup menahan rasa takutnya.
"Perang ini tidak seutuhnya selesai! Atau lebih tepatnya. Dia! Lucifer, masih menyisakan jejak di Negara kita!" kesal Hera. Entah kenapa dirinya merasa sangat emosi dan tidak dapat menerima kenyataan tersebut.
Calista segera merebut buku tersebut dari meja yang ditempati Hera dan membaca sebuah halaman yang dilipat oleh Hera.
Matanya membulat sempurna saat membaca sebaris dari buku tersebut.
"CALISTA! HERA!" teriak Cathabell yang berlalu masuk begitu saja ke dalam ruangan.
Hera, dan Calista yang terkejut segera menoleh ke arah Cathabell, dan Kay yang baru saja datang.
"Kau akan sangat terkejut setelah mendengarkan kenyataan ini!" ujar Cathabell dan menunjukkan sebuah halaman dari buku yang tadi di bacanya dengan Kay.
Calista, dan Hera mengambil buku tersebut dari tangan Cathabell, dan Kay.
'Gerbang Neraka berakhir, dan Lyon sang pahlawan perang di angkat menjadi seorang Raja.
Aku dapat mengetahui. Bahwa, Lyon sangat bersedih meski dirinya sudah diangkat menjadi Raja. Mengingat bagaimana istrinya, Luna dibunuh oleh Satan.
Aku sahabat Lyon, Hypnos Isidore pria berelemen es, dan guardian dari pulau Sthyn yang datang membantu perang tersebut.
Di tahun 1997. Aku melihat Lyon menuliskan segala hal mengenai lima pulau besar, beserta pulau-pulau kecilnya. Dia juga menulis buku mengenai Negara Erlos untuk di masukkan ke dalam perpustakaan ke sayanganku ini.
Aku benar-benar salut dengan Lyon. Namun setelah dua tahun aku mendengar bahwa dia menghilang di EHS.
Di saat yang bersama juga aku di minta untuk menyelidiki pulau aneh yang telah muncul sekitar lima tahun.
Dan menurut kata-kata rakyat Sthyn, banyak nelayan pergi ke sana lalu menghilang begitu saja.
Dan ini hari terakhir aku menulis buku ini. Aku akan menyumbang buku ini untuk dimasukkan perpustakaanku lalu pergi menuju pulau tersebut.
Aku membawa para guardian pulau-pulau kecil lain. Dan tak lupa membawa salah satu buku yang di tulis Lyon mengenai pulau tersebut.
Lyon tidak pernah berkunjung ke pulau yang muncul sejak gerbang neraka tersebut. Tapi entah dari mana dia mengetahui segalanya tentang Erlos.
Ku akhiri cerita buku ini, dan jika aku berhasil kembali pada pulau Sthyn, maka aku akan kembali menuliskan cerita petualanganku'
Bagian dari buku tersebut habis, terdapatnya beberapa halaman setelahnya. Namun, tidak ada satupun tulisan tertera di sana.
"Jadi pulau itu benaran ada?" gumam Hera menatap kosong muku tersebut.
Cathabell, dan Kay terlihat kaget pada pernyataan Hera, "Apa kau sudah tahu?" tanya Kay.
Hera mengangguk, "Kalau begitu giliran kalian baca buku tentang sejarah Erlos. Dan ini juga merupakan salah satu bulu yang ditulis Raja pertama Erlos," ujarnya.
Cathabell, dan Kay segera duduk lalu membacanya.
'Tahun 1997
Perang terjadi, dan menghancurkan banyak gedung tinggi di kota. Sebuah pulau bernama Jawa menjadi korban perang tersebut.
Benda-benda peledak di keluarkan, pistol berjenis apapun dikeluarkan demi memusnahkan mereka, monster yang entah muncul dari mana.
Aku Lyon, seorang guardian yang dikatakan orang-orang sebagai jelmaan dewa. Karena kami tidak dapat tua, dan memiliki kekuatan elemen.
Senjata api sama sekali tidak berfungsi untuk membunuh monster tersebut. Dan setelah dicoba menggunakan kekuatan elemen. Mereka melemah.
Itulah yang terjadi di tahun 1999 hingga Indonesia berubah menjadi sebuah kerajaan. Dan mengangkatku menjadi seorang Raja.
Aku mengganti semua nama pulau di negara ini guna menghilangkan catatan perang neraka dari peradaban.
Indonesia menjadi Erlos, dan lima pulau besar, yaitu: Jawa menjadi Avalon, Sumatera menjadi Orion, Sulawesi menjadi Levon, Kalimantan menjadi Lech, dan Papua menjadi Serion.
Tidak hanya itu, aku juga meruntuhkan semua gedung tinggi dan hanya menyisakan beberapa. Aku ingin Erlos menjadi negara yang jauh dari teknologi.
Untuk berjaga dari perang Neraka yang akan kembali terjadi. Aku membuat sebuah sekolah sihir yang terletak di pulau Avalon.
Sekolah ini menjunjung kekuatan elemen untuk berjaga dari gerbang Neraka.
Kemudian pada tahun 1998 sekolah tersebut selesai di bangun. Aku membuat lab penelitian di hutan sekolah tersebut. Semua itu kulakukan demi istriku.
Sebelum meninggalkan negara Erlos. Aku menulis beberapa buku termasuk sebuah buku mengenai pulau baru yang muncul di dekat pulau Levon.
Aku mendapat informasi pulau tersebut melalui seseorang lalu menuliskannya.
Setelah dirasa semua tugasku di dunia selesai, maka aku harus pergi.'
Untuk sejenak Cathabell, dan Kay saling bertatapan. Mereka menoleh ke arah Hera, dan Calista di belakangnya.
"Hera, Calista kalian tahu tidak sekarang tahun berapa? Aku lupa," ujar Cathabell tersenyum kikuk.
Hera memutar bola matanya malas. Kemudian dia berpikir sejenak.
"Kalau tak salah sekarang ini tahun.."
"3019"