Jacklyn menyampaikan bahwa beberapa orang bertanya apakah bantuan medis akan dihentikan jika mereka tidak ikut perjalanan. Aku langsung meminta jawaban tertulis dari Baron. Bantuan tidak boleh menjadi alat tawar. Sampai ada keputusan resmi, kami akan menyampaikan bahwa layanan yang sedang diberikan tetap berjalan dan pertanyaan lain akan dijawab setelah dikonfirmasi.
Hari ke-19 dimulai dengan bunyi pemberitahuan dari Kesatuan. Aku meminta Jayen membacakan pesannya karena layar tetap hanya berupa bidang gelap bagiku. Mereka telah menemukan catatan tentang Pia Bellack, tetapi belum bisa menyerahkan salinannya. Sebagian halaman tersimpan dalam arsip yang sedang dipindahkan ke sistem baru, sedangkan lampiran yang lain menunggu pemeriksaan izin.
'Jadi belum ada dokumen yang bisa kita periksa?' tanyaku.
'Belum. Mereka hanya mengonfirmasi bahwa berkasnya tercatat.'
Aku meminta Jayen membalas dengan ucapan terima kasih dan meminta nomor inventaris, tanggal pencatatan, serta perkiraan waktu pemeriksaan. Kami tidak meminta isi yang dilindungi. Jika arsip itu tidak bisa dibuka, kami perlu tahu batasnya agar tidak mengutip keterangan yang hanya beredar dari salinan sekunder.
Baron menghubungi kami menjelang siang. Ia menganggap konfirmasi keberadaan berkas itu cukup untuk menyebut Pia sebagai sumber resmi.
'Keberadaan sebuah berkas tidak membuktikan isi atau ketepatannya,' kataku. 'Kita perlu membacanya dan memeriksa rujukannya.'
Ia menghela napas. 'Aku membutuhkan laporan yang bisa dipakai, Eran.'
'Aku akan memberi laporan yang bisa dipakai untuk menunjukkan langkah berikutnya. Aku tidak akan menulis kesimpulan yang belum kami uji.'
Baron tak langsung menjawab. Ia meminta Jayen meneruskan semua korespondensi kepadanya, lalu sambungan berakhir. Jayen khawatir sikap itu berarti akses kami akan dipersempit. Aku memintanya tetap menyimpan setiap surat, termasuk permintaan dan balasan, supaya kami dapat menunjukkan bahwa jalurnya resmi.
Kami juga menerima jawaban dari Nomad tentang pemeriksaan Frontier XI. Ia belum melihat indikasi yang mengharuskan misi dihentikan, tetapi audit beberapa komponen belum selesai. 'Belum ada indikasi' bukan berarti 'tanpa risiko,' begitu bunyi catatan yang ia kirim. Aku meminta Jayen mempertahankan kalimat lengkap itu di laporan.
Yoon An mengirim jadwal pemeliharaan mesin dan meminta jeda satu hari sebelum uji beban berikutnya. Aku menyetujuinya. Tidak ada alasan mengubah jadwal hanya untuk memberi kesan bahwa kami bergerak cepat. Jika pemeriksaan menemukan masalah, kami harus punya waktu untuk memperbaikinya.
Kyaa mengabarkan bahwa beberapa warga ingin tahu apakah bantuan medis tetap tersedia selama kami menunggu dokumen. Aku tidak ingin menjawab atas nama Baron tanpa konfirmasi, jadi aku meneruskan pertanyaan itu secara tertulis dan meminta jawaban sebelum malam. Kepada Kyaa, aku mengatakan bahwa pertanyaan sudah diajukan, belum ada keputusan baru, dan layanan yang sedang berjalan tidak akan kami ubah diam-diam.
Ia membalas singkat, meminta kami mengabari warga begitu ada kepastian. Aku menyampaikan bahwa mereka boleh menunjuk wakil lain untuk menerima pembaruan jika ia sendiri ingin beristirahat. Ia menjawab bahwa ia akan bertanya kepada keluarganya dan tidak berjanji menjadi penyampai tunggal.
Jayen membuat daftar dokumen yang benar-benar kami miliki dan yang baru disebut oleh pihak lain. Ia memisahkan konfirmasi inventaris Pia dari naskah Pia, juga memisahkan catatan Nomad dari keputusan resmi Kesatuan. Daftar itu tampak kaku, tetapi aku lebih memilih kerangka yang jelas daripada ringkasan yang membuat semuanya seolah sudah pasti.
Aku lalu menelepon Cherry. Aku menceritakan perkembangan pemeriksaan mesin dan menegaskan bahwa belum ada keputusan mengundang keluarga. Ia bertanya apakah penundaan ini semata-mata soal jarak atau memang keselamatan belum cukup teruji.
'Keselamatan belum cukup teruji,' jawabku. 'Aku tidak ingin kau mengambil risiko hanya karena aku ingin kita cepat bertemu.'
Cherry mengatakan ia memahami alasan itu, tetapi tetap ingin dilibatkan saat ada pilihan nyata. Aku berjanji akan mengirim data yang bisa kubagikan dan tidak akan membuat keputusan perjalanan atas namanya. Ia tidak meminta kepastian yang belum kupunya. Sebelum menutup sambungan, ia mengingatkanku untuk beristirahat setelah pemeriksaan Nomad.
Jawaban Baron tiba: layanan medis yang sedang berjalan tetap tersedia, dan setiap perubahan harus diumumkan lebih dulu. Aku meminta Jayen meneruskan kalimat itu kepada Kyaa tanpa menambahkan janji lain tentang masa depan. Ia mengirimkannya, lalu menyimpan salinan balasan.
Berkas Pia belum terbuka. Audit mesin belum selesai. Namun, hari ini setidaknya kami mendapat batas yang dapat dijelaskan dan satu jawaban yang bisa disampaikan kepada warga tanpa menebak-nebak.
Menjelang sore, Jayen menerima nomor inventaris sementara. Ia membacakan rangkaian angka dan huruf dua kali, lalu membandingkannya dengan daftar yang dikirim pagi tadi. Nomornya sama, tetapi status berkas berubah dari 'dipindahkan' menjadi 'menunggu peninjauan'. Itu kemajuan administratif, bukan kemajuan isi. Aku meminta ia menuliskan perbedaan itu dengan tepat.
Kami menyusun catatan untuk tim: belum ada teks baru, belum ada izin mengutip naskah arsip yang diminta, dan belum ada verifikasi atas kalimat yang beredar. Bila seseorang bertanya apa yang kami pelajari hari ini, jawaban paling akurat adalah bahwa jalur arsipnya dapat dilacak. Jayen sempat tertawa kecil, menganggap hasil itu terlalu sederhana untuk dilaporkan. Aku mengingatkannya bahwa langkah kecil yang benar lebih berguna daripada temuan besar yang hanya dibayangkan.
Jacklyn kemudian memberi kabar tentang pemeriksaanku. Ia meminta aku tidak berdiri terlalu lama di ruang kendali dan mengikuti jadwal istirahat yang ditetapkan Nomad. Aku semula hendak menolak karena masih ada dua laporan, tetapi ia mengingatkanku bahwa kapten yang kelelahan juga dapat salah membaca keadaan. Aku menyerahkan satu laporan kepada Jayen dan duduk selama pemeriksaan singkat.
Saat itulah aku menyadari betapa sering aku menganggap ketidakpastian sebagai alasan untuk bekerja lebih keras, seolah-olah tubuh bisa menggantikan data. Aku menulis catatan pribadi: jangan memakai Phosperium untuk memaksa jawaban muncul. Kemampuan itu bukan alat untuk membaca sejarah yang hilang, dan rasa sakit bukan harga yang perlu dibayar demi terlihat teguh.
Sebelum malam, Kyaa mengonfirmasi bahwa ia telah menerima jawaban mengenai layanan medis. Ia akan menyampaikan informasi itu kepada peserta yang memilih ikut dalam daftar pembaruan. Aku berterima kasih dan menambahkan bahwa ia bebas menyerahkan tugas itu kepada orang lain kapan saja. Ia membalas bahwa ia akan membicarakannya dengan keluarganya, bukan menjanjikan kesediaan terus-menerus.