Pagi ini, aku berdiri di depan cermin, menatap bayanganku sendiri. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku merasa seperti seseorang yang berbeda. Ada sesuatu dalam sorot mataku yang tidak ada sebelumnya—sebuah keteguhan untuk benar-benar berubah.
Koperku sudah siap di sudut kamar. Apartemen yang selama ini menjadi tempatku berlindung dalam kesedihan kini terasa lebih kosong dari sebelumnya. Aku sudah membereskan segalanya, meninggalkan semua kenangan yang selama ini menahanku untuk maju.
Hari ini, aku akan pergi ke kota baru. Aku akan meninggalkan semua luka di belakang dan mencoba untuk memulai hidup yang lebih baik.
Aku menarik napas dalam-dalam sebelum mengambil ponsel dan mengirim pesan ke Rian.
**"Aku berangkat hari ini. Terima kasih untuk semuanya."**
Tidak butu