Miftah melempar senyum pada Sisy yang menunggu di depan pintu kantor lalu meraih kantong kertas dari bangku belakang , " Mau kemana ?"
" Mau nunggu oleh oleh. "
Miftah tersenyum, merasa sedikit aneh dengan senyum yang dirindukannya dua hari ini " Tenang aja, gak lupa kok. "
" Minum ? " Sisy mengulurkan segelas air sambil mengintip kantong kertas di tangan Miftah.
Miftah tertawa, meneguk minumannya sampai tandas dan meletakkan gelas di meja , " Nih, jangan lupa berbagi sama yang lain. " ditatapnya halaman " Masih di kantor semua, lembur ? " perasaan tak nyaman kembali menyerbunya melihat bahu Sisy menegang walau berusaha disamarkan ," Ada apa ?"
Sisy menghela nafas , " Naik yuk. " dipeluknnya lengan Miftah saat beriringan menaiki tangga ... Duh Gusti, mengapa aku merasa sakit melihatny