Aku melepas pelukan Steven saat melihat beberapa prajurit istana datang menghampiri. Di belakang para prajurit itu, Ratu Samara dan Putri Nuck juga datang.
"Eliza, masuklah ke dalam. Aku tidak ingin Ratu Samara melihatmu," perintah Steven padaku.
Aku menuruti Steven dan masuk ke dalam rumah tepat di belakang kedai. Aku masih khawatir tenrang Putri Nuck. Apalagi dia datang dengan Ratu Samara ke sini. Apa dia tahu kalau pria yang berdansa dengannya adalah Steven?
"Ibu, berhenti di sini," ucap Putri Nuck.
Terdengar jelas suara wanita itu walau aku berdiri di balik pintu. Rasa penasaran membuatku mengintip lewat jendela di samping pintu.
Aku melihat Putri Nuck mulai mendekati Steven dengan tatapannya yang terlihat tertarik dengan kekasihku itu.
Cemburu mulai menghampiriku saat Putri Nu