Abizar terlihat sangat gelisah di dalam kamar tidurnya. Sudah 3 hari sejak ia memutuskan untuk tidak menemui Jelita. Hal itu sangat membuatnya takut, marah dan khawatir. Ia takut kalau keputusan yang ia ambil ini akan membuatnya kehilangan Jelita, marah kepada dirinya sendiri yang lagi-lagi tidak memiliki kegegasan dan khawatir dengan konsisi istrinya yang ia tinggalkan sendiri di ruamh sakit, meskipun ada neneknya, oma Laura menemaninya.
Entah sampai kapan ia harus memberikan alasan untuk hari-harinya yang tidak menemani Jelita. karena dia sendiri tidak tahu akan sampai kapan ia bersikap seperti ini. Pikirannya kacau, sekacau saat ia berhadapan dengan Jovanka saat itu.
***
Jelita terkesiap untuk beberapa lama saat melihta seorang wanita yang tersenyum ke arahnya. Apalagi saat tangan w