Hari itu, terdapat seorang gadis di usia 20an sedang duduk di dalam sebuah ruangan di Rumah Sakit, dengan tatapan bosan, ia tekan remote TV untuk menggonta-ganti kanal TV yang sedari tadi ia eksplorasi. Sementara di sebelahnya, terdapat wanita paruh baya yang hidungnya ditempelkan alat bantuan pernafasan, terlihat lemah tidak berdaya, tetapi detak jantungnya masih ada, terlihat dari sebuah layar di monitor yang menunjukkan kinerja jantungnya.
Jam sudah menunjukkan waktu pagi hari, agaknya kedua perempuan ini sudah mulai gelisah. Camelia membuka handphone untuk menekan nomor Ayahnya, berharap Ayahnya ingin segera datang untuk membawakannya sarapan, dan menggantikan posisinya menunggu Bunda.
To : Ayah Rasyid
“Ayah, kapan kesini? Amel titip Bubur Ayam di Jalan Sabang dong, yah. Amel mau p