“Kau mau uangnya kuberikan dalam bentuk cek atau kutransfer ke rekeningmu? Kalau kau mau cash, aku tak punya uang cash sebanyak itu.” kata Markus sambil menata diri merebah ke ranjang Bryan. “Membawa uang cash dalam jumlah banyak berisiko kena rampok.”
Bryan baru datang, baru masuk kamar dan Markus sudah membicarakan soal uang. Dia mengerti kalau hubungan mereka akan segera berakhir. Seperti perjanjiannya dulu, Markus aman dan Bryan dapat uangnya. Nyatanya, Bryan sendiri tidak begitu rela berpisah dengan Markus. Satu juta dolar tidak lagi membuatnya tergoda, tapi pemilik uang itulah yang lebih menggoda sekarang ini.
Dia memperhatikan Markus. lelaki itu masih tampan seperti biasanya. Meski luka di tubuhnya bertambah banyak, dia tidak kehilangan pesonanya. Lelaki itu juga masih angkuh sepe