Karena kejadian tersebut, membuat Kia harus izin tidak kuliah karena keadaannya tidak memungkinkan. Matanya sembab karena sejak pagi hingga sore terus menangis.
Rasyid terus mengusap pelan punggung Kia yang sejak tadi menangis. Setelah kejadian itu, Kia menangis dalam diam dan terus menyalahkan dirinya. Rasyid mendekap tubuh ramping istrinya dan terus memberikan kata-kata untuk menenangkan Kia.
"Sayang, sudah ya ikhlaskan semuanya"
"Tapi Jannah sahabatku mas, sahabat macam apa yang bahagia di atas penderitaan sahabatnya ? A..aku pantas mendapatkan semuanya termasuk lukaku ini, harusnya...arusnya aku lebih parah la.."
"ssst kamu ngomong apa ? kita harus bersyukur karena kita masih selamat dan masih dalam keadaan baik-baik sama sampai sekarang. Sayang dengarkan mas, kita bukan egois at