Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh P. Mumtaza
Zazkia seorang mahasiswi salah satu universitas harus tinggal jauh dari sang orang tua. Kia adalah panggilannya setiap hari. Kia tinggal di kos yang hampir menyerupai pondok mulai dari seringnya ada kajian, jadwal memasak serta jadwal setor hafalan sudah menjadi kebiasaan di kos tersebut. Dalam perjalanannya mencari ilmu, Kia memiliki kisah yang membuat baper setiap kali berangkat ke masjid untuk sholat subuh berjamaah. Mulai dari bertemu dengan mahasiswa ganteng yang menjadi penghuni wajib masjid. Kia berjalan santai sembari mendengarkan sholawat merdu yang berasal dari masjid yang akan dia tuju. “Masya’Allah suaranya selalu semerdu dan selembut ini” Kia tersenyum-senyum sendiri di tengah jalan. Kia berkali-kali istigfar kala dia sadar dia sedang berzina, ya zina pikiran. Sholawat yang terdengar terhenti sejenak dan berganti dengan iqomah. Kia yang mendengarnya mempercepat jalannya. Kia sedikit tersenyum melihat sandal tersebut. Kia tak berani melihat wajah lelaki tersebut saat melewatinya. Tetapi saat sudah jauh, Kia menatap punggungnya yang tegap, tinggi, bersarung biru, berbaju Koko hitam pendek dengan list putih di bagian lengannya serta peci hitam dengan ukiran emas yang membuatnya semakin tampan jika dilihat dari belakang. “Ganteng” lirihnya. “Astagrifullah Kia” Kia menepuk-nepuk pelipisnya menyadari kebodohannya yang tak merasa sedang disindir oleh si pemilik sandal “Milikku” dan.... **** Suara merdu siapa kira-kira yang membuat mara sering beristigfar ? Apakah si suara merdu itu orang yang sama dengan orang yang memakai sandal jepit? Bagaimana perjalanan Kia menemukan Si suara merdu dan si Ganteng sendal jepit ini ? Siapakan yang akan majasi takdir terbaik untuk Kia ? yuk langsung baca dan jangan lupa tekan Love dan spam komen sebanyak-banyaknya. ic_default
Karena kamu suka Dokter & Kampus, mungkin kamu suka ini juga:
Dokter & Kampus