Kia berusaha tersenyum sambil membawa buku menu dan berjalan ke arah gadis yang sedang celingukan entah mencari apa. Jujur saja sebenarnya Kia sangat kesal, tapi dia sadar sedang jualan jadi masih memikirkan konsep bahwa p3langgan adalah raja. Dengan senyum dipaksakan Kia datang menghampiri gadis tersebut.
"Selamat malam..mau pesan apa mba ?" Ucap Kia sambil senyum mengembang di wajahnya.
Bukannya langsung menjawab gadis itu malah tampak mencari sesuatu di semua sudut kedai. Kia yang kesal langsung bertanya kepada gadis tersebut tanpa menghilangkan senyumnya.
"Maaf mba apakah anda mencari sesuatu ?"
"Hmm iya mba... Itu mas yang biasa adzan dimasjid Deket sini pemilik tempat ini kan ya ? Kok saya nggak lihat dia sejak tadi ya mba ?"
"Oh iya mba namanya mas Rasyid, benar beliau adalah