Villa yang dirancang dengan penuh cinta, tak lagi terasa penuh...
Abi membawa Zoya ke Villa milik mereka yang telah dirancang oleh Zoya sendiri dan dibangun Abi sebagai persembahan cintanya terhadap istrinya.Mereka lalu menamai Villa itu dengan Villa Cinta.
Begitu memasuki pintu saja, perasaan mereka tak lagi sama seperti yang dulu. Tak ada peluk yang saling menggebu. Tak ada lagi yang terasa hangat. Tak lagi sama. Yang ada hanya kebekuan. Tatapan yang saling bertautan namun membingunkan. Ungkapan yang saling terpendam ragu tuk diungkapkan. Segalanya tak lagi terasa sama, hingga hembusan napas pun terasa kaku. Abrisam berjalan mendekati Zoya, perlahan dan lembut meraih jemari halus milik istrinya itu. Ia berjalan dengan sangat pelan membawa istrinya ke tengah ruangan pembakaran, menyal