Washington DC, Amerika Serikat, 3 tahun kemudian
Aula kaca tempat forum digelar menjulang anggun dengan dinding-dinding transparan yang membiarkan cahaya musim panas menyusup dari segala arah. Rangka logam tipis menopang lengkungan atapnya, menciptakan kesan lapang dan terbuka, seolah langit mendekat untuk menyimak setiap percakapan di dalamnya.
Di panggung, Maham berdiri tegak. Jas navy-nya rapi, rambut hitamnya digelung dengan sederhana namun memperkuat aura elegannya. Di belakangnya ada layar lebar yang menampilkan tulisan:
Forum “Women on the Move: Navigating Displacement and Dignity”
Sudah sejak sebulan lalu Maham mempersiapkan dirinya untuk tampil dalam forum tersebut. Bukan karena keterbatasannya — itu bukan forum pertama di mana dia jadi pembicara, omong-omong — namun karena