PART 99
“FELIX! APA YANG kau lakukan?” teriak Lucky saat laki – laki itu melihat posisi aku dan Felix saat ini. Bagaimana tidak?
Felix sedang menindih aku dari atas, dua tangannya memegang pergelangan tangan aku erat di setiap sebelah sisi kepala. Kakinya menahan tutup kaki aku rapat, dan Felix sedang bernapas keras. Aku meringis saat merasakan kepala aku terbentu keras di atas mat olahraga yang seharusnya menolong aku agar tidak terlalu sakit saat jatuh. Aku melotot ke arah Felix yang tertawa tipis. Dia terlihat santai, tidak seperti baru saja melempar aku ke bawah dengan gaya WWE alias World Wrestling Entertaintment.
Aku baru saja menjadi korban smack down dari Felix, dan bisa – bisanya pria ini menggelak harsa di atas wajahku yang kesakitan. Aku meronta, namun gagal. Dan hal itu ha