"Din ada paket ni" (sahut Gina)
"Dari siapa Gin?"
"gak tau lo liat ajah sendiri"
"emm, dari siapa ya? Cindy?(sembari melihat paket)
"Cindy, bukannya dia istri nya Alan ya?"(sahut Gina)
"iyah, udahlah biarin ajh gak penting juga kaya nya" (sentak Dina)
"lo gak papa?"
"gak papa lah Gin, gw udh move on kali, cukup dengan masa lalu yang kelam, hari ini hari pertama gw kerja jadi gak ada waktu buat galau-galau lagi"
"wkwkwk.... nah gitu dong, yaudah yuk jalan"
"okeh" (sahut ceria Dina)
Setelah itu Dina sampai disuatu perusahaan untuk bekerja, dan Dina pun menemui atasan nya
"Selamat pagi pak, permisi saya Dina karyawan baru disini" (sahut Dina)
"owh, silakan masuk"(sahut atasan Dina)
"maaf Pak saya baru disini kalo boleh tau apa ya yang harus saya kerjakan?"
"owh iya, coba tolong kamu cek dokumen kita ya, apakah sudah lengkap atau belum"
"baik pak, permisi pak"
"iyah, semoga kamu betah ya disini"
"iyah pak terima kasih"
akhir nya Dina pun memulai pekerjaan dengan sangat baik, dia sering di beri tugas keluar kota, untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada, sampai di suatu hari Dina pun di panggil untuk menghadap atasan.
"Maaf Pak, Bapak manggil saya?"(sahut Dina)
"benar Dina ada yang ingin saya bicarakan"
"ada apa ya Pak?"
"begini, mengenai proyek kerja sama kita dengan perusahaan rekanan, mereka akan mengirimkan seseorng untuk dapat membantu kita, jadi kamu akan dapat rekan kerja"
"owh begitu Pak, jadi kita bisa bareng-bareng agar tidak ada kecurigaan di masing-masing pihak"
"benar, pintar kamu Dina"
"terima kasih Pak, jadi kapan Pak rekan saya akan datang?"
"harus nya sih, hari ini karena kami sudah berjanji.
Tidak lama setelah itu ada seseorang yang mengetuk pintu.
"tok....tok"(bunyi ketukan pintu)
"silahkan masuk"(sahut atasan Dina)
"permisi pak, saya di perintahkan untuk menemui bapak"(sahut pria yang mengetuk pintu)
"owh, iya-iya baru saja kami membicarakan anda, ini kenalkan anggota kami yang akan bekerja dengan anda"(sembari menunjuk ke arah dina)
"owh iya perkenalkan nama saya.....(seketika Dina terkejut dengan orang yang akan bekerja sama dengan dia) Alan?" (sahut Dina terkejut)
"Dina....?"(dengan wajah yang sangat terkejut)
"owh, jadi kalian sudah saling kenal, bagus kalau begitu, jadi saya tidak perlu memperkenalkan lagi"(sahut atasan Dina)
"iyah Pak, saya sangat mengenal Dina"(sahut Alan)
"benar Pak, kami sudah saling kenal"(sahut Dina dengan setengah senyuman)
"bagus kalau begitu kalian bisa cepat mulai kerja samanya, saya tinggal dulu ya"(sahut atasan Dina sembari meninggalkan Alan dan Dina)