Belum sampai menemui gerbang sekolah, langkah mereka langsung terhenti oleh tembok batu yang menjulang tinggi. Semuanya terheran melihat apa yang tengah terjadi di hadapan mata mereka. Pasalnya tempat itu seharusnya adalah jalanan kosong yang sekaligus menjadi jalan utama menuju gerbang sekolah. Menjadi pemandangan yang teramat asing ketika tembok batu raksasa nan tebal itu tampak menutupi semua yang ada di belakangnya.
Di“Aku sedang tidak bermimpi, kan? Mengapa ada banyak tembok besar di sini yang sebelumnya tidak ada.” Hans tampaknya kebingungan.
“Kau tidak bermimpi, Hans. Semua tembok raksasa itu memang nyata ada di hadapan kita,” ujar Redd.
“Tembok besar ini menutupi seluruh akses masuk ke sekolah. Jika dilihat sekilas pun tidak ada celah untuk masuk,” tutur Julian. “Apakah dengan s