Tiga tahun sudah aku duduk di Sekolah ini, Sekolah SMPN 1 Sungai Pinyuh yang banyak mengajarkanku banyak hal. Peraturan yang dibuat membuat sekolah ini memiliki nilai tersendiri yang membuat sekolah ini menjadi sekolah panutan bagi sekolah lain. Tepatnya hari ini hari dimana jantung seluruh siswa kelas tiga berdisko ria didalam sana, wajah harap harap cemas yang mereka pancarkan membuat seisi ruangan semakin tegang. Beberapa guru sudah hadir disana begitu juga Bapak Thamrin selaku Kepala Sekolah
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam dari Bapak Thamrin.
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" gemuruh suara siswa dan siswi menjawab salam.
"Hari ini alhamdulillah Allah berikan kita semus kesehatan agar dapat berkumpul di Aula ini, untuk anak anak didik yang bapak banggakan selamat sudah bertempur untuk menghadapi Ujian Nasional minggu kemarin, hari ini yang alhamdulillah hasil kelulusan akan diumumkan. Untuk tahun ajaran 2011/2012 semua siswa dinyatakan LULUS 100% dengan nilai yang cukup memuaskan" tutur bapak Thamrin.
"Horeeeeeeeeeeree" sorak seluruh siswa siswi dengan rasa bahagia.
"Tenang dulu semuanya!, amplop kelulusan akan dibagikan." ucap bapak Thamrin, semua siswa dan siswi pun langsung diam dengan tertib. Pak Thamrin pun memanggil nama siswanya satu persatu. Aku yang sedari tadi menunggu namaku dipanggil akhirnya dipanggil juga.
"Indah" Panggil Bapak Kepala Sekolah.
Aku langsung beranjak dari kursiku untuk mengambil amplop kelulusanku. "Terima Kasih Pak" ucapku dan berakhir dengan menyalami semua guru yang ada di ruangan tersebut. Hari ini bukan hanya hari dimana informasi kelulusan diumumkan tapi juga hari perpisahan. Setelah semua amplop siswa dan siswi dibagikan kami langsung diminta untuk berkumpul di lapangan.
"Siswa dan siswi diharapkan berbaris yang rapi!" ucap Bu Astrit selaku guru BK.
Kami pun langsung dengan cepat keluar aula dan langsung berbaris yang rapi. Begitu juga semua guru guru berbaris rapi didepan kami.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"ucap MC yang tidak lain temanku Anita.
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" gemuruh suara siswa siswi dan guru guru menjawab salam.
"Sebelum acara dimulai marilah kita berdoa terlebih dahulu, berdoa mulai ... Berdoa selesai, baiklah alhamdulillah puja puji syukur kita haturkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah memberikan kita kesehatan agar dapat berkumpul hari ini disini di Sekolah kita yang tercinta ini yang tidak terasa akan kita tinggalkan sebentar lagi, sebentar lagi kita akan mendengarkan sedikit pesan dan kesan dari Bapak Tamrin selaku Kepala Sekolah kita untuk bapak Tamrin tempat dan waktu kami persilakan."
"Tes tes" ucap Pak Tamrin mengetes terlebih dahulu microfon yang diberikan MC tadi. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" gemuruh suara siswa siswi dan guru guru menjawab salam.
"Baiklah, terima kasih saya ucapkan kepada anak didik semua sudah memberikan nilai terbaik pada angkatan tahun 2011/2012. Alhamdulillah nilai akhir siswa tertinggi dengan NIM 39,70 diperoleh oleh Siska" tutur Bapak Kepala Sekolah disambut tepukan meriah oleh siswa siswi dan guru guru. "Untuk siswa siswi yang sekarang sudah resmi menjadi Alumni SMPN 1 Sungai Pinyuh selamat menempuh sekolah kejenjang yang lebih tinggi, belajarlah dengan lebih giat lagi agar nantinya bisa melanjutkan kuliah di Universitas ternama di Kota kita. Ada hadist dari imam besar kita Imam Syafi'i 'Barangsiapa tidak mau merasakan pahitnya belajar, dia akan merasakan pahitnya kebodohan sepanjang hidupnya (Imam Syafi'i Rahimahullah)', jadi marilah kita berlelah lelah dalam belajar diusia yang masih belia ini agar kita tidak merasakan pahitnya kebodohan. Untuk anakku semua yang bapak cintai dan bapak sayangi itu saja yang dapat bapak sampaikan semoga dapat lebih membangkitkan semangat belajar kalian semua untuk melanjutkan Sekolah dijenjang selanjutnya, akhir kata Wasallamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh" gemuruh suara siswa dan siswi menjawab salam.
"Terima kasih untuk Bapak Thamrin yang memberikan pesan dan kesan yang sangat berguna bagi kami, acara selanjutnya yaitu sekalian penutup kita akan bersalam salaman sebagai ucapan terima kasih kita atas jasa guru guru kita selama ini dan sebagai tanda perpisahan terakhir salamilah tangan guru kita secara takzim sebagai ungkapan terima kasih kita walaupun sebenarnya tidak akan bernilai, tapi hanya ini yang dapat kita lakukan semoga jasa guru guru kita selama ini dihadiahkan pahala diakhirat nanti oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala... Aamiin" akhir dari penuturan MC Anita.
Semua siswa dan siswi pun menyalami guru guru satu persatu, kenangan yang tercipta di Sekolah antara guru dan murid membuat siswa siswi dan guru guru meneteskan air mata haru. Tiga tahun begitu cepat berlalu hingga kini tidak terasa waktu yang memisahkan masa masa indah kami disini sebagai murid SMPN 1 Sungai Pinyuh, begitu banyak kenangan yang tercipta. Aku memiliki sahabat yang bernama Rieska, Wulan dan Devi awal persahabatan kami dimulai duduk di kelas tiga. Aku begitu beruntung memiliki sahabat seperti mereka, mereka sahabat yang tidak pernah tau arti kata pacaran, bukan seperti aku di kelas satu saja aku sudah pacaran dengan abang kelas. Tapi hubungan kami kandas, dia tidak setia.
Waktu berganti begitu cepat tidak terasa kami akan segera berpisah, karena memang aku akan di sekolahkan di Pontianak sesuai keinginan orang tuaku. Aku menyetujui hal itu karena di kota pasti banyak sekali pengalaman dan ilmu yang aku dapatkan nantinya.
"Kita bakalan pisah dong kak?" tanya Rieska yang langsung memelukku, setelah acara perpisahan tadi kami langsung pergi ke kantin tuk mengisi kampung tengah yang sudah demo minta jatah makan. Aku hanya bisa balas memeluk Rieska sahabatku ini. Wulan dan Devi hanya melihat aku dan Rieska dengan haru. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, jika kita ikhlas menerima ketetapan yang Allah berikan In syaa Allah semuanya akan lebih mudah untuk kita jalani.
"Ya pada akhirnya kita bakalan pisah semua, tetap selalu ingat jangan pernah putus hubungan yaa, ingat jangan sampe melupakanku" tuturku yang langsung memeluk Wulan dan Devi juga.
"Ya kan jadi sedih gini" ucap Devi yang langsung melepaskan pelukan kami.
Makanan yang kami pesan pun datang, Rieska, Devi dan Wulan memesan Mie goreng. Aku hanya memerasan tahu goreng dan tempe, itu memang gorengan kesukaanku. Kamipun makan dengan lahap.
"Ngambil jurusan apa kak nanti?"tanya Wulan yang memang aku sudah menceritakan perihal ini jauh hari.
"Perhotelan, kalian nantu dimana?"tanyaku balik pada ke tiga sahabatku.
"Maunya sih di SMAN 1 sini aja" jawab Devi.
"Iya aku juga" jawab Wulan dan Rieska bersamaan.
Kamipun melanjutkan makan, setelah habis kami segera membayar makanan kami dan langsung pulang.
"Ya sudah yuk kita pulang, pasti orangtua kita menunggu kabar kita" ajakku.
"Yuk" jawab Rieska, Wulan, Devi bersamaan.