Area 21++
Setelah Joong Ki keluar dari dalam mobil, ia berjalan menuju pintu samping pengemudi untuk membukakan pintu untuk Kyo. saat ini Joong Ki membawa Kyo ke Mension milik nya yang sudah lama tidak pernah Joong Ki datangi. Yang hanya di tinggali oleh pelayan pelayan kepercayaan Joong Ki.
Joong ki menggandeng tangan Kyo saat ia akan melangkahkan kaki nya memasuki Mension.
"Selamat datang tuan"
Joong Ki tak menghiraukan sambutan pelayan itu. ia lebih memilih melewati pelayan yang telah membukakan pintu untuk nya.
sedangkan Kyo, ia mengikuti langkah Joong ki melewati setiap ruangan di Mension itu. Hingga saat Joong ki membuka pintu berwarna hitam dan membawa Kyo masuk.
"Tuan apa yang akan kau lakukan??" Tanya Kyo saat melihat Joong ki mengunci pintu nya.
Joong ki tak mengindahkan ucapan Kyo ia lebih memilih melangkahkan kaki nya untuk lebih mendekati Kyo, yang membuat Kyo sontak mundur.
"Aku sudah membeli mu, jadi apa pun yang aku lakukan itu hak ku" ucap Joong ki dingin.
Tubuh kyo bergetar lutut pun seakan lemas untuk menompang berat tubuh nya saat mendengar penuturan joong ki. Apa maksud nya ?? Pikir kyo.
"apa maksud mu tuan ??" ujar kyo bertanya.
"kau tak paham apa maksud ku?" tanya joong ki balik, sembari melangkah kan kaki nya yang tentu membuat kyo semakin melangkah mundur.
"baik lah kalau begitu bagaimana jika kita mencoba nya" tutur joong ki tersenyum menyeringai.
"tuan kumohon berhenti lah mendekat" ujar kyo berusaha tenang walau pun pada kenyataan nya kyo memang sedang gelisah.
"kau akan membayar ku berapa sampai kau memerintah ku" ujar joong ki sinis yang malah semakin jalan mendekat ke arah kyo.
Deg...
Detak jantung kyo berpacu lebih cepat pasal nya kyo sudah tidak bisa berjalan mundur lagi karna punggung kyo sudah membentur pada dingding tembok.
Dan tepat di samping kyo tempat tidur berukuran size.
Sudah tidak ada jarak lagi di antara kyo dan joong ki, bahkan terpa'an nafas joong ki telah menyapu seluruh wajah cantik kyo.
"ahk seperti nya malam ini akan menjadi malam yang panjang bagi kita" ucap joong ki berbisik tepat di telinga kyo yang membuat bulu kuduk kyo merinding seketika..
"tu..tu..an.." gugup kyo.
"berhenti lah berbicara kau cukup menikmati nya" ujar joong ki menyeringai.
Kyo memejamkan mata nya kemudian membuka nya secara pelahan. Seketika mata indah milik kyo bertemu dengan mata hitam legam milik joong ki.
"kau punya istri kenapa kau meminta nya pada ku" terlontar sudah kalimat yang sempat membuat kyo ragu mengatakan nya.
'apa kau akan melakukan nya untuk ku, untuk orang yang kau sayang'
Seketika mata hitam legam itu berubah menjadi tatapan tajam pada kyo.
Bughh...
Joong ki menonjok tembok dengan keras tepat di samping wajah kyo yang membuat kyo memejamkan mata nya kembali.
Apa kah ia salah berucap?? bukan kah dia memang sudah punya istri jadi untuk apa laki laki itu marah pikir kyo.
"ahk.. kau benar aku memang sudah punya istri" ujar joong ki berusaha setenang mungkin.
Kemudian menarik tubuh mungil kyo dalam dekapan nya.
"tapi untuk malam ini seperti nya aku ingin bermain main dengan mu sebentar saja" lanjut joong ki menyeringai dengan kedua tangan yang masih melingkar di pinggang kyo.
Kemudian joong ki mencium bibir ranum berwarna pink milik kyo dan menggigit bibir bawah kyo dengan kasar agar bisa memasukan lidah nya dalam rongga mulut kyo. Namun sayang kyo tetap mempertahankan beteng pada bibir nya dengan terkatup rapat.
Namun joong ki tidak menyerah ia mengulum bibir bawah kyo dengan kasar kemudian menggigit nya berkali kali yang membuat bibir kyo terasa nyeri akibat gigitan joong ki yang kasar. Sedikit terbuka karna gigitan joong ki yang terakhir dan tentu itu menjadi kesempatan joong ki untuk memasukam lidah nya ke dalam rongga mulut kyo.
Sedangkan tangan satu joong ki memegang erat pinggang kyo dan yang tangan satu nya lagi memegang tengkuk kyo menekan kepala kyo agar mempermudah permainan lidah nya.
Kyo berusaha berontak dari kungkungan joong ki namun sayang kekuatan nya tak sebanding dengan joong ki.
"Manis.." ujar joong ki setelah melepaskan ciuman nya yang membuat kyo tersipu malu.
kemudian telunjuk joong ki bergerak mengelap bibir kyo yang terlihat agak biru karna gigitan joong ki yang kasar.
"lepaskan aku tu.."
Kalimat kyo terpotong saat joong ki dengan sengaja mendorong tubuh mungil kyo hingga terlentang bebas di atas tempat tidur.
Yang membuat bagian bawah baju kyo terangkat sehingga terlihat paha mulus dan putih milik kyo.
"lepaskan aku.. ku mohon tuan lepaskan " ujar kyo sedikit berteriak bersamaan dengan tubuh joong ki yang tinggi dan besar itu menindihi tubuh mungil kyo.
Kyo berusaha keras bergerak dan melepaskan dirinya dari tindihan joong ki. Berkali kali pula ia memukul d**a bidang pria berusia 26 tahun itu. Namun joong ki malah bersikap liar dan agresif mencium bibir ranum kyo.
Tangan kanan joong ki membuka kancing kemeja yang ia kenakan satu persatu hingga terlepas dari tubuh nya dengan bibir yang masih menciumi bibir kyo.
Kyo bingung entah apa yang harus ia lakukan jika sudah seperti ini. Tanpa sadar kyo mengeluarkan cairan bening dari mata indah nya yang sejak tadi ia tahan.
Namun lagi lagi mata kyo membulat ketika dengan kasar joong ki merobek baju yang di kenakan oleh kyo. Hingga terlihat dengan jelas dua gundukan kenyal yang masih di lindungi oleh bra berwarna pink muda itu.
"tu..an ku mo..mo..hon" mohon kyo terbata bata saat bibir joong ki beralih pada leher jenjang kyo dan menyapu bersih nya dengan tangan yang meremas gundukan kenyal yang masih tertutupi bra.
"ahh.. hen..ti..kan..ahh..tu..an" ujar kyo terbata karna menahan desahan nya. Sesuatu menjalar di seluruh darah kyo saat joong ki dengan kasar meremas p******a milik nya.
Kemudian dengan lihay joong ki membuka pengait bra itu. Terlihat jelas gundukan kenyal yang lumayan besar dengan p****g nya berwarna merah muda itu.
Dengan cepat kyo menutupi d**a nya yang sudah telanjang dengan air mata yang masih mengalir. Namun joong ki menepis tangan mungil itu dan menyusup kan kepal nya pada belahan d**a kyo.
Joong ki memilih gundukan kenyal sebelah kanan untuk di jadikan sasaran nya. Ia menyedot nyedot nya seperti bayi yang sedang menyusu pada eoma nya memilin milin nya dengan gemas sedangkan tangan yang satu nya lagi meremas gundukan kenyal yang sebelah kiri.
Kyo masih bersikekeh memberontak dengan memukuli punggung joong ki berharap pria itu melepaskan nya.
Namun sayang itu malah semakin membuat joong ki gemas untuk menuntaskan aksi nya.
Secara perlahan tangan yang di gunakan joong ki untuk meremas ia turunkan ke bagian bawah melepaskan setengah baju yang ia sobek tadi.
Dengan gerakan halus joong ki mengelus ngelus bagian s**********n kyo dengan bibir yang masih memainkan p****g milik kyo.
"ahh.." desah kyo.
"hen..ti..kan.." ujar kyo terbata bata karna menahan gejolak yang tidak biasa nya kyo rasakan.
Brekkk..
Sekali tarikan joong ki merobek celana dalam yang di kenakan kyo dan membuang nya kesembarang tempat.
"he..ti..kan..tu..an.." ujar kyo tertahan.
"ahh.. ku.. mo..hon.." lanjut kyo lagi.
Joong ki mengelus ngelus area miss v milik kyo dengan gerakan halus nya dan secara perlahan menekan nekan satu jari nya ke dalam lubang sensitif yang masih sedikit rapat karna mungkin belum pernah ada yang menjamah daerah sensitif itu
Blesss..
Joong ki memasukan satu jari nya pada lobang sensitif itu dan bergerak sangat lambat untuk memaju mundurkan jari nya.
Karna daerah kewanitaan milik kyo masih rapat sehingga membuat joong ki kesusahan memaju mundurkan walau pun dengan satu jari.
Kyo meringis kesakitan saat jari joong ki memasuki lubang sensitif nya dan tanpa sadar kyo menumpah kan cairan bening karna merasa sakit.
Joong ki menarik jari nya dari lubang sensitif itu. Pertama kali yang terlihat adalah darah kental yang menempel pada jari joong ki. Dan tanpa sadar joong ki tersenyum tipis, Ada sedikit rasa senang karna ialah yang pertama melakukan nya.
Kemudian joong ki memasukan kembali jari milik nya pada lubang sensitif itu dengan ritme memaju mundurkan.
" ahh.."
"Ahh.. hen..ti..kan..ahh..ahh.."
"Hemmpptt .." joong ki membungkam bibir kyo dengan bibir nya.
Ia memain kan lidah nya dan mengakses rongga mulut kyo dengan tangan yang masih dalam posisi sama memaju mundurkan pada lubang sensitif milik kyo.
Tangan satu joong ki bergerak membuka gesper yang ia kenakan kemudian celana yang ia kenakan sudah di buang asal oleh joong ki.
Joong ki melepaskan permainan tangan nya pada lubang sensitif itu dan membuka sedikit kaki kyo sebelum akhir nya mengarahkan junior kecil nya yang sudah menegang ke arah kewanitaan kyo.
Cukup kesusahan joong ki memasukan nya karna lubang sensitif itu masih rapat tapi joong ki tidak patah semangat untuk melakukan nya yang ada malah semakin membuat joong ki genjar melakukan nya.
Blesss..
Dengan sekali hentakan joong ki memasukan junior nya pada lubang sensitif itu bersamaan dengan darah kental dan cairan putih keluar dari lubang sensitif itu.
"aaahhhhhhhh.."
Desah kyo saat junior milik joong ki menerobos masuk kedalam lubang kepemilikan nya bersamaan dengan air mata yang mengalir deras dari mata indah kyo..
Perih.. ngilu.. sakitt..
Jelas kyo rasakan tapi bahkan ada yang membuat kyo lebihsakit dari pada itu semua.
Harga diri nya, kehormatan nya, kesucian nya, yang selama ini ia jaga telah di rebut paksa oleh joong ki.
Dengan gerakan lamban tentu nya joong ki memaju mundurkan junior nya pada lubang sensitif itu karna masih sedikit rapat.