"Kak, gue mau menjadi Qais yang mencintai Laila. Meskipun Qais tak bersama dengan Laila, tetapi Qais mencintai segala sesuatu yang berkaitan dengan Laila. Qais tak membenci siapapun. Yang ia tahu hanya cintanya pada Laila." Nadira menjeda ucapannya.
Aisyah sebenarnya tak mengerti apa maksud dari ucapan Nadira, tetapi ia mencoba untuk mendengar dengan baik, tak ingin memotong ucapan gadis di hadapannya.
"Gue ... ingin mencintai Kak Sam seperti itu. Mencintai apapun, siapapun, dalam kehidupan Kak Sam." Nadira kemudian mendongakkan kepalanya menatap Aisyah dengan saksama. Lalu, ia kembali berkata, "tak terkecuali, Kak Aisyah."
Netra Aisyah mengembun mendengar penjelasan Nadira. Terharu. Gadis berdarah Minang itu bingung haru berkata apa pada Nadira. Aisyah tak habis pikir bagaimana Nadi