Tampaknya suasana seperti ini menjadi peluang emas bagi Nicholas, detak jantungnya kali ini tak berdetak kencang seperti ia mendekati wanita-wanita yang sedang patah hati. Sekarang melebihi genderang perang genting zaman kuno, menaklukkan hati Kayshifa yang sedang patah baginya menjadi pacuan paling ekstrem hingga ia berpikir keras tentang cara apalagi yang harus ia terapkan untuk menarik simpati Kayshifa.
Yang jelas dia tahu Kayshifa memang tak terlalu senang padanya, pada tingkah lakunya. Pada peran yang selama ini membuat ia bisa meraup uang dari mantan kekasih kayanya. Nicholas memang pria tangguh dalam menaklukkan wanita kaya, beberapa kali teror datang dari mantannya berhasil ia selesaikan tanpa bantuan siapa-siapa. Teror itu berupa pesan di handphonenya, di kertas bahkan di kaca depan mobilnya, bahwa ia akan di bunuh secepatnya sebelum ia mengembalikan uang ratusan juta yang ia bawa kabur milik mantan-mantannya. Setiap kali ia di pergoki di kediamannya oleh suruhan mantan pacarnya, perkelahian duel satu lawan lima orang berhasil ia menangkan. Bahkan ia berhasil kabur dari kejaran saat peluru tertancap di kakinya oleh sepuluh orang suruhan mantan pacarnya.
Lebih dari setahun ia berhasil memacari dua puluh satu wanita satu sekolah dengannya yang telah ia jitu kekayaannya sebelumnya. Pertama, ia berjalan di depan wanita yang telah ia target sebagai upaya awal menarik perhatiannya, dengan membayar dua wanita agar kehebatan, kelebihannya di ceritakan berlebihan di depan wanita yang ia target tadi.
Selanjutnya ia memberikan bukti bahwa ia memang memiliki kelebihan dan kehebatan seperti yang di ceritakan dua wanita yang ia bayar tadi di depan wanita targetnya. Kemudian ia berpura-pura tak sengaja mendekat padanya lalu memberikan kesan penghormatan dan sangat menghargainya.
Siapa sangka cara itu telah berhasil dua puluh satu kali memikat wanita kaya semenjak ia terapkan selama ini. Namun untuk tahap selanjutnya, agar wanita itu benar-benar yakin pada keseriusan cintanya, ia dekati dan hormati keluarganya, hingga kesannya ia pria baik di depan keluarganya.
Dengan sifatnya yang selalu percaya diri, berani bersaing dengan pria lain, wanita yang ia targetnya itu pun masuk dalam perangkapnya, apalagi ia selalu memberi kehangatan jika berbicara padanya seperti senyum dan menatap kedua matanya. Selain itu ia pandai menampilkan kejujuran dan tulus mencintai wanita tersebut. Dengan cara itu, ia berhasil membeli apa yang selama ini ia inginkan.
Namun selama ia kenal Kayshifa dan menerapkan cara jitu itu padanya, tak sedikit pun Kayshifa tertarik meliriknya apalagi sampai berbunga-bunga. Bahkan Kayshifa seperti wanita yang telah lama mengenalnya dan telah mengetahui cara bulusnya. Kayshifa beda dengan wanita yang selama ini ia kenal, ia lebih teliti dan progresif. Pandai membaca karakter seseorang dan pandai menghitung apa-apa secara terperinci. Tapi entah alasan apa ia masuk di Fakultas Hutan dan Lingkungan saat ini?
Tetapi rasanya ini bukan hal yang sulit lagi bagi Nicholas, melihat suasana hati Kayshifa yang sedang kacau seperti saat ini, bisa saja kesulitan menaklukkan hati Kayshifa menjadi mudah jika ia teliti dan pandai memainkan cara baru berikutnya. Seperti cara seorang pemain akrobat melintasi seutas tali tipis. Perlahan melangkah dengan keseimbangan yang telah terhitung sempurna.
Nicholas yakin hari ini harus menjadi sejarah indah bagi dunia asmara cintanya dimana wanita yang sedang naik daun namanya akan menjadi pacarnya. Tentu jika ia berhasil merebut hati Kayshifa, nama dan reputasinya akan terangkat layaknya Kayshifa, dan ia membayangkan nanti di media akan memberitakan tentang mereka. Sepasang kekasih cantik dan tampan menjalin kasih pertama kali saat bertemu di dinding kampus megah Jerman.
Apalagi sampai ia berhasil menikahi wanita asal negara adidaya tersebut maka setengah dari hartanya akan ia miliki. Liburan beberapa kali keluar negeri tanpa khawatir kehabisan uang. Membangun istana megah dan memiliki jet pribadi tanpa bekerja. Impian yang sangat luar biasa. Setahun mendatang, media akan memberitakan bahwa Kayshifa putri George yang kaya raya di usia muda telah bangkrut dan kini jatuh miskin setelah aset kekayaannya ia wariskan pada mantan kekasihnya, Nicholas. Itu bayangan yang sulit di cerna. “Jangankan meraup hartanya mendekatinya saja susah,” pikirnya.
Padahal tinggal selangkah lagi Kayshifa mendaratkan pelukannya di tubuhnya, mungkin kurang pemanis buatan seperti menggenggam tangan atau mengusap air matanya sambil mengatakan kata-kata pujangga hingga benar-benar luluh lantak hatinya. Benar, itu telah terlupakan olehnya, sebab ia masih merasa ragu mendekatkan diri pada Kayshifa. Namun kali ini super hero pasti berhasil merebut hati wanita kesayangannya. Masalah percaya diri, ia melebihi tumbuhan yang berkembang di pagi hari. Sebab ia merasa gagah dan layak mendapatkan Kayshifa dari pada Eiji.
Nicholas masih berdiri di lorong tempat ia di tinggal pergi oleh Kayshifa, ia masih mengumpulkan energi agar kali ini tak gagal lagi dalam melangkah. Saat Kayshifa tertelan cahaya fajar lampu dan ruang yang jauh, baru senyum tampak di bibirnya, sepertinya ia telah berhasil menampung arwah-arwah asmara cinta dalam tubuhnya, hingga kakinya yang lama terdiam kini melangkah ke arah pengejaran Kayshifa.
Tak salah lagi perkiraannya, Kayshifa ia lihat merapikan dua buku tebal yang tergeletak di meja belajarnya di dalam kelas. Dengan tetesan air mata yang masih mengalir, Nicholas pun menghampirinya sambil menarik nafas panjang. Kali ini jantung yang berdetak kencangnya wajib menghasilkan keinginannya.
“Kayshifa?” panggilnya sambil mendekatinya perlahan. Namun Kayshifa tak menoleh, ia tahu suara itu keluar dari rongga tenggorokan Nicholas.
“Kali ini kau harus lebih tegas Nicholas,” ucapnya dalam batin.
“Aku cinta kamu!” ucapnya pelan.
“Simpan cintamu untuk orang lain,” Jawab Kayshifa dengan tegas sambil mengarah ke pintu keluar. Nicholas jadinya memberanikan diri menarik tangan Kayshifa, dengan cepat ia menghapus air mata Kayshifa. Sambil berkata “Dengarkan aku sebentar, kumohon!” Kayshifa akhirnya menurut, ia terdiam dan menatap mata Nicholas.
“Apakah kamu tidak memahami bahwa ada aku disini dengan segala kekurangan ku akan selalu mencintaimu? Apakah kamu tidak sadar tentang kesadaran hati yang telah larut mencintai. Aku ini bukan pengemis cinta seseorang tetapi aku telah jujur setiap kali mengatakan cinta padamu Kayshifa,” rayunya sambil menurunkan tangannya pada kedua bahu Kayshifa.
Tak di sangka pengorbanannya kali ini tak sia-sia, kalimat sakti yang ia ucapkan tadi pada Kayshifa mampu merubah watak kerasnya menjadi sesuatu yang paling lembut dan lemah. Ia memang berpikir jika segala sesuatu di lakukan dengan hati maka hasilnya seindah pelangi.
Bukan dia lagi yang memaksa Kayshifa untuk memeluknya namun Kayshifa sendiri telah mendekapkan diri pada tubuhnya. Tetapi dua menit setelah ia merayakan keberhasilannya dengan senyuman, Kayshifa seolah tersadar bahwa ternyata ia termakan rayuan palsu seorang pria yang mudah melontarkan cinta pada wanita mana saja.
“Apa yang terjadi?” tanya Nicholas terheran dan kaget saat Kayshifa melepas pelukan dan mendorong tubuhnya kemudian ia pergi meninggalkan Nicholas untuk kedua kalinya.
Jika memang sulit seperti ini mendapatkan hati Kayshifa, Nicholas berjanji tak akan mempermainkannya dan benar-benar tulus mencintainya. Karena memang ia benar-benar cinta pada Kayshifa. Kali ini ia benar-benar sedih dan kecewa.