Tak ada yang tau, dibalik sikap urakan, selalu tertawa cengengsan, dan sifat cueknya, lelaki itu ternyata memendam rasa perih dihati yang mendalam. Meski telah mempersiapkan dirinya sedemikan rupa, tapi apa yang disaksikan oleh mata ternyata lebih menyakitkan.
Semua yang diucapkannya pada Rangga saat dipantai tidak lebih dari usahanya untuk membuktikan semua
Bertahun-tahun mencinta wanita yang menyimpan rasa terhadap lelaki lain.
“Yaant,Seandainya,”
“Ststssss, tenangkan hatimu, Trust me, All is well,” bisik Rianti, seolah bisa membaca pikiran lelaki itu.
Rianti beringsut menaiki tubuh Niko, meletakkan kepalanya didadda lelaki itu, memejamkan mata, mencoba mencari ketenangan untuk dirinya sendiri. Lalu mencoba untuk terlelap dalam dekapan insan yang tengah terluka, dan mencoba melarika