Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh VallinWan
"anak haram", itulah diriku.Namun tidak ada seorangpun yang mengetahui hal ini, bahwa tujuh belas tahun lalu sang raja yang agung bijaksana telah jatuh cinta pada seorang pelayan sebuah restoran. Hingga akhirnya mereka melahirkan diriku.Raja, yang jatuh begitu dalam pada pesona ibuku, berkali-kali memintanya untuk menduduki singgasana ratu. Namun ibuku menolak, ia juga mencintai sang raja namun bukan karena kedudukannya, melainkan semata-mata karena ketulusannya.Ia tidak mau menduduki singgasana terhormat itu, ia merasa rendah diri sebagai gadis biasa dari desa. Ibuku bahkan tidak mau diajak ke istana, dan hanya hidup di rumah sederhana kami yang mana selalu dikunjungi sang raja setiap harinya."baiklah, kalau begitu biarkan putera kita menjadi putera mahkota. Aku tidak akan menikahi siapapun dan memiliki keturunan dengan siapapun selain dirmu. Aku bisa mengatakan bahwa ia adalah anak yang aku selamatkan atau semacamnya, mereka akan percaya padaku" ucap sang raja di malam yang penat. Ibuku nampak ragu, namun ia tidak bisa egois atas hak hidupku. Dan kali ini ia menurut, "baiklah, tapi kau baru boleh membawanya saat ia sudah mencapai delapan tahun"Aku masih berusia lima tahun saat itu, dan aku juga berada disana saat mereka mendebatkan hal itu, karena aku memang tidur bersama ibu di rumah sederhana kami.Sang raja tersenyum, "baiklah...", perlahan ia membawaku dan ibuku ke pelukannya. "aku tidak akan meninggalkan kalian" ucapnya lembut.Namun kalimat itu hanyalah omong kosong, dua tahun kemudian, tepatnya saat aku berusia tujuh tahun, sang raja berhenti mengunjungi kami hingga akhirnya pernikahan sang raja dan puteri dari kerajaan sebrang diumumkan. Disusul dengan pengumuman lahirnya sang pangeran baru kerajaan Casentine yang beritanya menggemparkan seluruh benua.Tidak lama, hingga saat pensucian calon penerus tepat setelah pangeran itu lahir. Sebuah insiden mengejutkan pun terjadi."hanya putera tertualah yang bisa menjadi penerus takhta selanjutnya" ucap roh singa agung yang merupakan penjaga kerajaan Casentine sejak awal berdiri."apa?! tapi, ia adalah pangeran pertama kerajaan ini" ucap sang ratu tidak percaya.Roh agung itu tertawa dengan suara dalamnya, "hahahahaha dasar bodoh, orang serakah sepertimu yang menjebak raja dengan obat perangsang tidak pantas memimpin kerajaan ini. Apalagi puteramu itu" ucapnya merendahkan. Ah ternyata begitu, aku paham sekarang. Setelah mendengar ucapan roh agung, aku segera pergi dari kuil dan melepaskan penyamaranku. Tidak memedulikan tatapan raja yang sepertinya sudah menyadari penyamaranku sebagai murid pendeta. Aku tidak ingin menatap iris mata yang mirip dengan milikku itu. Aku masih marah padanya.Dan aku yakin setelah ini ratu gila itu akan memburu putera pertama raja ke seluruh penjuru dunia. Aku harus pergi bersama ibu dan menyelamatkan diri kami.Saat aku tiba di rumah kami, suasana terasa begitu sunyi dan sepi. Ruang-ruang gelap karena semua jendela tertutup, sinar matahari yang terang mengingtkan ibu pada sang raja. Dan ia tidak ingin lagi mengingat lelaki yang tidak bisa menepati janjinya.Namun saat aku masuk ke kamar untuk mencari ibu, seketika mataku membelalak dengan pupil yang mengecil, tubuhku membeku, lidahku kelu, leherku terasa dicekik hingga tak lagi mampu berkata saat melihat ibuku, menggantung lehernya di langit-langit rumah kami."IBU!" seruku seraya melepaskan tubuhnya dari gantungan tali itu. Aku memeluk tubuhnya erat seraya terisak, siapa yang harus kusalahkan? Kenapa semua hal buruk ini harus terjadi pada kami? Ibuku hanya jatuh cinta dan memiliki seorang putera, apa itu sebuah kesalahan? Kenapa ia harus menderita begini?Dua tahun belakangan ibu memang selalu menutupi kesedihannya, namun itu terlalu jelas di mataku. Aku baru berusia delapan tahun, usia yang dijanjikan sang raja untuk membawaku ke istana dan menjadikanku penerusnya. Namun, yang ku dapat adalah kematian ibuku.Hari itu, hari dimana pangeran lahir, juga hari dimana ibuku meninggal. "aku bersumpah akan menguasai kerajaan ini"Cover by Picsartic_default
Karena kamu suka Romansa, mungkin kamu suka ini juga:
Romansa