Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh desi fazriani
Bagi kebanyakan orang, senja adalah waktu yang indah, romantis, dan penuh kenangan manis. Tapi bagi Rania, senja adalah waktu yang paling menyakitkan, waktu di mana segalanya berakhir, dan waktu yang selalu mengingatkannya pada satu nama: Dirga. Lima tahun yang lalu, di sebuah desa kecil yang indah di kaki gunung, Rania dan Dirga saling mencintai dengan sangat tulus. Mereka berjanji di bawah langit senja yang jingga, bahwa cinta mereka akan abadi, tak terpisahkan oleh apa pun, bahkan waktu dan jarak sekalipun. Namun, mimpi indah itu hancur seketika saat Dirga harus pergi ke kota besar untuk mengobati penyakitnya yang serius, berjanji akan kembali secepat mungkin dan menikahi Rania. Hari itu, tepat saat matahari terbenam, Dirga pergi dan berjanji: "Tunggu aku di sini, di tempat kita berjanji. Aku pasti balik." Setelah kepergian itu, kabar dari Dirga makin jarang, lalu hilang sama sekali. Rania menunggu dengan setia, setiap sore selalu datang ke tempat itu, menatap matahari terbenam, berharap sosok yang dicintainya muncul kembali. Tetapi tahun berganti tahun, penantiannya tak berujung. Semua orang meyakinkan Rania bahwa Dirga mungkin sudah meninggal, atau sudah melupakannya dan bahagia dengan hidup barunya di kota. Namun Rania tak pernah percaya, hatinya tak pernah bisa berhenti menunggu, karena baginya, janji di ujung senja itu adalah hal suci yang harus dijaga. Hingga suatu hari, takdir mempertemukan mereka kembali, bukan di desa itu, melainkan di kota besar tempat Rania merantau dan bekerja. Dirga ada di sana, hidup, sehat, sukses, dan tampak bahagia. Tapi kenyataan pahitnya: Dirga sama sekali tak mengenali Rania. Dirga yang ada di hadapannya itu dingin, asing, dan ternyata sudah memiliki wanita pendamping di sisinya. Rania hancur lebur. Ia tak mengerti, bagaimana bisa cinta yang begitu besar dan janji yang begitu sakti itu hilang begitu saja, seolah tak pernah ada? Apakah Dirga benar-benar melupakan segalanya? Atau ada rahasia besar dan alasan menyakitkan di balik kepergian dan keasingan Dirga? Rania bertekad mencari tahu kebenaran, meski harus menelan kepahitan dan menghadapi kenyataan yang mungkin jauh lebih buruk dari sekadar ditinggalkan. Di antara sisa-sisa cinta dan janji yang hampir pudar, mereka harus kembali ke tempat awal, ke ujung senja itu, untuk menyelesaikan cerita yang belum selesai, dan menemukan jawaban: apakah cinta itu cukup kuat untuk bertahan melawan segalanya, atau hanya menjadi kenangan yang tertinggal di masa lalu.ic_default
Karena kamu suka Romansa, mungkin kamu suka ini juga:
Romansa