Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Andriyani
SEBELUM MEMBACA INI, DISARANKAN UNTUK MEMBACA KISAH SEBELUMNYA :MOTTANIA : THE LEGEND'S ICE SWORD__________________________ bulan telah berlalu sejak hancurnya Lord Glacio menjadi partikel debu. Namun hal itu tetap tidak mengubah keadaan, karena ia sudah terlanjur meminum seratus darah Unicorn yang membuat jiwanya tetap kekal abadi walau hanya berupa bayang dingin.Akibat terlalu asyik merayakan kembalinya kejayaan Mottania, para Lord dan Ratu, serta Aident dan Kisha lupa kalau mereka masih punya satu masalah yang belum terselesaikan. Yaitu soal menangani kekekalan sang Lord pemilik sihir es, Lord Glacio. Mereka terlalu meremehkannya, sehingga tidak sadar kalau Lord Glacio tengah bersiap untuk bangkit kembali.Dengan jejak dari aura dinginnya yang mampu menghipnotis siapa saja, ia berhasil merekrut cukup banyak Mottarian untuk melancarkan rencananya dalam mencari raga baru yang tepat untuk ditempati jiwanya. Bahkan Aident dan Kisha pun tak luput dari pengaruh ilusinya. Membuat kedua sejoli itu terprovokasi dan menjadikan mereka saling membenci satu sama lain.Dengan beredarnya kabar mengenai teror dari bayang-bayang Lord Glacio, Sang Penyihir Putih yang agung dari Negeri Magissa sampai turun langsung ke Mottania dan mengutus Aident beserta Kisha untuk segera menemukan jejak bayang dingin Lord Glacio. Penyihir Putih berkata bahwa mereka harus sudah menemukannya sebelum dia berhasil mendapatkan raga baru dan bangkit kembali.Namun, akibat dari rasa benci yang sudah menggerogoti mereka, keduanya meminta untuk mengambil jalan masing-masing selama misi pencarian. Dengan dibantu oleh dua teman baru mereka yang mereka temui ketika dalam perjalanan—Yosh dan Lilian—apakah mereka akan mampu menggagalkan rencana kebangkitan Lord Glacio? Atau malah keegoisan membawa mereka pada suatu tragedi buruk lainnya yang berujung merenggut suatu hal terpenting.
Karena kamu suka Romansa, mungkin kamu suka ini juga:
Romansa