Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Ardhana Wibisana
Najwa Pinasthika, jaksa fungsional usia 31 tahun di Kejaksaan Negeri kota pelabuhan, mewarisi berkas TPPO yang nyaris kandas: belasan calon awak kapal perikanan dikirim lewat perekrut berkedok koperasi nelayan, ditampung, paspornya ditahan, lalu dijual ke kapal asing. Bukti dokumen sengaja dibikin rapi dan legal di atas kertas — manifes, kontrak kerja, surat izin — sehingga satu-satunya yang bisa membuktikan unsur eksploitasi dan jeratan utang adalah mulut para korban sendiri. Mesin konflik novel ini bukan menahan serangan seperti pembela, melainkan MEMBANGUN beban pembuktian yang terus runtuh dari bawah: tiap kali Najwa menambah satu saksi, satu saksi lain dicabut, kabur, atau dibungkam. Najwa harus berlomba menyusun konstruksi pidana yang utuh sebelum pondasi manusianya habis, sambil menyadari bahwa kebocoran datang dari rantai institusinya sendiri — backing sindikat ada di antara penyidik, oknum imigrasi, dan atasan yang menyuruhnya "realistis". Premis bertumpu pada prosedur autentik: pembuktian unsur Pasal 2 dan Pasal 4 UU 21/2007, perlindungan LPSK, hak restitusi korban, dan pidana berlapis dengan UU Pelindungan Pekerja Migran.
Karena kamu suka Hukum · Misteri & Thriller, mungkin kamu suka ini juga:
Crime · Drama