Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Larasati Wungu
Maharani "Rani" Saraswati, 26 tahun, lulusan hukum yang gagal masuk firma bonafit dan akhirnya menjadi paralegal bergaji minim di LBH Sekar Wangi, sebuah lembaga bantuan hukum kecil di pinggiran kota yang nyaris tutup karena kehabisan dana. Ketika Kampung Cikamuning—permukiman 84 keluarga petani dan buruh tani turun-temurun—mendapat surat peringatan penggusuran demi proyek kawasan industri PT Graha Megah Lestari, warga datang ke LBH sebagai pilihan terakhir karena tak sanggup membayar pengacara. Rani, yang tak punya izin advokat penuh dan harus bekerja di bawah seniornya, mendapati perkara ini bukan kasus kriminal yang gemerlap, melainkan rimba dokumen: girik tua, sertifikat ganda, peta bidang BPN yang tumpang-tindih, dan klaim hak guna usaha lama. Di tengah proses mediasi, gugatan tata usaha negara, dan tekanan dari pihak yang ingin warga menyerah, Rani menemukan satu fakta yang mengguncang: lembar girik tertua yang menjadi tulang punggung hak warga ternyata mencantumkan nama kakek buyutnya—sebuah keterkaitan keluarga yang selama ini ia tak tahu, dan yang bisa menjadi senjata sekaligus konflik kepentingan yang menghancurkan kredibilitasnya. Premisnya membumi: perang dimenangkan bukan dengan pidato heroik di ruang sidang besar, melainkan dengan kesabaran administratif, salinan arsip yang nyaris hilang, kesaksian warga yang takut, dan pertanyaan moral tentang harga keadilan bagi orang yang tak bisa membayarnya.
Karena kamu suka Hukum · Drama, mungkin kamu suka ini juga:
Aksara
CEO & Bos · Drama